POLITIK ITU KOTOR ?

0
303
Ahmad Daryoko/IST

Oleh : Ahmad Daryoko
Koordinator INVEST.

Dulu (sekitar thn 1985), ketika ada Penataran P4 (terkait Panca Sila), seorang SEKDA Propinsi secara berkobar-kobar berpesan kepada peserta agar tidak usah berpolitik karena politik itu kotor, pilih saja Golkar karena orientasi Golkar bekerja bukan berpolitik . Dan jangan sampai PPP (Partai Persatuan Pembangunan) menang, karena kalau menang Indonesia bisa menjadi Negara Islam dan PancaSila dihabisin (provokasi murahan,pen).

Benarkah politik itu kotor ? Ternyata benar, kalau “Lil” nya (atau niat nya ) hanya untuk berkuasa dan setelah pegang kekuasaan asset Negara, sumber daya alam , BUMN dijualin hanya untuk kepentingan kelompok dan partainya !

Seperti yang terjadi di negeri tercinta selama ini, sumber daya alam , tambang mineral, batu bara, asset BUMN seperti PLN berupa pembangkit dan ritail …..semuanya dijual ke Asing/Aseng itu !

Bahkan setelah menjadi Penguasa menjadi Pengusaha pula (Peng Peng). Habislah negara di perdagangkan !

Maka jangan heran bila terjadi saling “sikut” dalam sebuah partai. Karena pucuk pimpinan berpotensi menjadi Penguasa. Dan setelah berkuasa, tanah air ini seolah menjadi miliknya. Konstitusi hanya sekedar “pajangan” ! Penjarahan asset Negara bahkan dilakukan secara terang2an melanggar putusan MK dengan jurus “plintirisasi” putusan MK ! SEPERTI DI ALAMI PLN SAAT INI !!

Oh…. ini tho ? Yang dimaksud bahwa POLITIK ITU KOTOR ??

JAKARTA, 07 MARET 2021.