ProDEM Akan Geruduk KPK Minta Tangkap Kasus Bansos, Herman Herry dan Madam Mahaberani

951
Kebersamaan aktivis peserta Kongres ProDEM VII, Jakarta 14-15 Maret 2020/IST

JAKARTASATU.COM – Jaringan aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) akan menggeruduk gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (23/3/2021). Kali ini ProDEM meminta KPK segera menangkap Herman Herry dan madam Mahaberani karena diduga kuat melakukan dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos).

“Hari Selasa, 23/3/2021, Jam 11.00 Wib, ProDEM akan melakukan Aksi Spontan Geruduk KPK, Desak Tangkap Herman Hery dan Madam Mahaberani, karena diduga kuat melakukan Korupsi Bansos,” demikian dalam keterangan rilis ProDEM yang diterima redaksi, Senin (22/3).

Dalam aksi geruduk KPK itu, ProDEM rencananya akan melakukan aksi teatrikal penyerahan tikus merah dan pembacaan puisi. Tikus merah itu diasosiasikan sebagai koruptor.

Dalam aksi itu, koordinator aksi adalah Edya Girsang dan Wakilnya Nicho S. Sedangkan jenderal aksinya adalah aktivis Bambang Isti Nugroho atau yang akrab disapa BIN.

Berdasarkan pemberitaan Tempo, perusahaan yang terafiliasi dengan Herman Herry diduga mendapat jatah paket bansos terbanyak untuk wilayah Jabodetabek. Meski demikian, hingga saat ini KPK belum mengarah bahwa Herman merupakan sosok wakil rakyat yang diduga terlibat dalam kasus korupsi Bansos.

Prodem dalam sampai kini yang paling aktif dan berani dalam hal soal penegakan demokrasi, ham dan soal pemberantasan korupsi. (ATA/JAKSAT)