Tokoh Gerakan Sunda Ini Bongkar Pilpres 28 Februari 2024, Hari Galungan

0
90

Tokoh  dan Ketua Gerakan Pilihan Sunda (GERPIS) Andri P Kantaprawira  mengatakan yang pertama sekali tentang Rabu, 28 Februari 2024 saat PILEG/PILPRES 2024 bukan Hari Baik menurut hitungan Jawa.

“Pada Hari Minggu 6 Juni 2021 kita ada Webinar bahas Pustaka Wedha Sasangka, yang dibahas tentang hari baik ternyata dimana Rabu, 28 Februari 2024 saat PILEG/PILPRES 2024 bukan Hari Baik menurut hitungan Jawa,” kata Ketua SC KONGRES SUNDA  ini kepada SUNDANESIA pada Senin 7 Juni 2021 pagi.

Pada saat Anggota WAG terus mendiskusikan tidak sengaja menemukan data/fakta bahwa Rabu 28 Februari 2024 adalah HARI RAYA GALUNGAN.

“Kami memberikan masukan setelah dipelajari lebih jauh, apakah tidak sebaiknya Pemilu diundur atau dimajukan ke hari yang bukan Hari Keagamaan, atau pilih hari Rabu yang lain kalau KPU, DPR RI dan Pemerintah sangat suka dengan Mitologi Hari RABU,” beber Andri.

Sebelumnya memang di ketok DPR RI dan KPU juga mendagri menyatakan bahwa jadwal Pemilu 2024 yaitu Pilpres dan Pileg 2024 akan dilangsungkan secara bersamaan pada 28 Februari 2024 dan November 2024

Namun 28 Februari  ini bertepatan dengan Hari Raya Gulungan, yang merupakan hari raya umat Hindu.  Masukan itu akhirnya membuat DPR akan merevisi jadwal Pileg dan Pilpres 2024. Jadwal tersebut bakal direvisi karena bersamaan dengan pelaksanaan Hari Raya Galungan.
“Nanti kita akan bicarakan kembali dengan penyelenggara pemilu dan pemerintah atau Kemendagri,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa
Saan mengatakan pihaknya akan melakukan rapat terkait jadwal Pemilu 2024 dengan pihak penyelenggara pemilu. Rapat ini akan dilakukan pada Kamis (10/6) mendatang. “Hari Kamis mulai pembahasan lagi,” kata Saan.

Diketahui, jadwal Pilpres dan Pileg 2024 akan dilangsungkan secara bersamaan pada 28 Februari 2024. Tanggal ini bertepatan dengan Hari Raya Gulungan, yang merupakan hari raya umat Hindu.

“Rupanya masukan dari kami langsung didengar karena di Webinar bahas Pustaka Wedha Sasangka ada sejumlah anggota DPR RI,  atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih, kita harus saling menghargai jika perayaan besar jangan di campur aduk,”tutup Andri. (SUMBER/SUNDANESIA.CO.ID)