Tasyakur 100 tahun Soeharto, Mbak Tutut: Alhamdulillah Bapak Ditakdirkan Pimpin Bangsa Sampai Fase Pembangunan

0
102

JAKARTASATU.COM – Peringatan 100 tahun kelahiran mantan Presiden Suharto digelar di Masjid At-tin dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan sejumlah putra-putri Soeharto.

“Alhamdulillah bapak ditakdirkan memimpin bangsa ini dan membawa sampai fase pembangunan bangsa selama lebih dari 30 tahun,” ujar Haji Siti Hardiyanti Rukmana atau biasa disapa Mbak Tutut dalam pembukaannya.

Mbak Tutut juga mengatrakan, kemiskinan berhasil ditekan ke angka 11 persen pada tahun 1997.

“Penghargaan demi penghargaan dunia telah diterima Indonesia diantaranya tahun 1985 Indonesia mendapatkan penghargaan dari WHO karena melakukan swasembada beras” tambah.

Siti hardiyanti Rukmana atau Mbak Tutut dalam Tasyakur 100 Tahun Suharto di Masjid At-Tin Taman Mini Jakarta/jaksat

Menurut Tutut, suka atau tidak suka Indonesia mendapatkan julukan macan asia pada masa Soeharto dan juga merupakan hal yang tidak bisa dipungkiri bahwa beliaulah yang menjadi salah satu pembangun bangsa ini.

Sementara itu Anies Baswedan menceritakan bagaimana sosok kepemimpinan Soeharto sebagai Presiden Republik Indonesia. “Pak Harto adalah seorang pemimpin yang di dalam memimpin menunjukkan kematangan, menunjukkan stabilitas jiwa dan mental yang luar biasa. Ketenangan dalam menghadapi situasi apapun mengirimkan pesan kepada semua yang nuansanya selalu kebapakan, nuansanya mengayomi, nuansanya membangun perasaan persatuan,” beber Anies di lokasi acara.

Anies juga menambahkan, Soeharto meninggalkan banyak program-program yang sampai dengan hari ini dirasakan. “Di bidang kesehatan, Puskesmas, yang dibangun di mana-mana, di bidang pendidkan, SD Inpres, sampai dengan perguruan tinggi, dan banyak program lain,” lanjutnya.

Tak lupa Anies juga mendoakan agar keteladanan Soeharto sebagai pemimpin bisa menjadi contoh teladan. “Jadi, sore hari ini kami ikut hadir untuk mendoakan, semoga di dalam kita meneruskan perjuangan bangsa, kita mengambil hikmahnya, mengambil keteladanan dari Pak Harto. sekaligus kita doakan semoga Pak Harto mendapatkan tempat yang mulia yang ditinggikan di sisi Allah,”ungkapnya.

Acraa juga diisi tausiah oleh Imam Masjid Istqlal Professor KH. Nasarudin Umar. Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh termasuk Prabowo Subianto, dll. Ditutup dengan peluncuran dan pemberian simbolis buku 999 masjid yang dibangun Suharto dengan diwakilkan oleh Anies Baswedan. | Rafli & Fabil/Interstudi-JAKSAT