Mengalun Makna Dalam Tradisi Baritan di Desa Kedungweru

0
316

JAKARTASATU.COM – Baritan, yang merupakan istilah lain dari Selamatan Desa adalah salah satu tradisi masyarakat Jawa terutama kelompok masyarakat petani atau nelayan sebagai perwujudan syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas hasil alam yang diberikan juga sebagai bentuk permohonan keselamatan.

Beberapa daerah yang masih melestarikan tradisi baritan di antaranya adalah Kabupaten Pemalang, Kabupaten Wonosobo, dan juga Desa Kedungweru Kabupaten Kebumen. Masing-masing daerah tersebut tentunya mempunyai keunikan sendiri dalam melaksanakan tradisi ini.

Pelaksanaan baritan di Desa Kedungweru kali ini dilaksanakan dalam beberapa rangkaian kegiatan yang dimulai dengan acara penyembelihan kerbau pada 30 Oktober 2021. Pada waktu sore keesokan harinya, baritan dilanjutkan dengan acara tahlil dan do’a bersama meminta atau memohon perlindungan kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan dan kesehatan bagi masyarakat Desa Kedungweru. Kemudian dilangsungkan acara peresmian POSKESDES (Pos Kesehatan Desa) oleh Kepala Desa Kedungweru. Dalam acara ini juga ditampilkan pertunjukan seni seperti nyanyian daerah diiringi musik gamelan, tarian tradisional, hingga pertunjukan wayang.

Dalam kesempatan istimewa tersebut, Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Banyumas berpartisipasi dengan menginisasi sebuah tarian yang dinamai sebagai Tarian Energi. Diiringi lantunan musik berbagai daerah di Indonesia yang diwujudkan dalam kombinasi gerakan-gerakan anggun, tari ini dipentaskan oleh para penari dari desa ditambah Tim Relawan Bangun Desa DEM Banyumas. Selain itu, di tengah tarian juga terdapat pertunjukkan bendera merah putih dan bendera DEM Banyumas.

Tarian Energi adalah sebuah tarian yang menyinergikan keindahan ayunan gerak tari dan iringan musik dengan edukasi masyarakat. Edukasi masyarakat yang menjadi tujuan dari adanya Tarian Energi itu dimaksudkan sebagai sarana penyaluran ilmu terhadap masyarakat desa tentang bagaimana cara berhemat dalam pemanfaatan energi melalui sarana budaya, salah satunya wayang dan tarian energi. Ini menjadi langkah awal DEM Banyumas untuk selanjutnya dilakukan pengembangan dari gerak dan cerita dalam tarian tersebut sesuai dengan maksud utama penciptaan tarian ini.

DEM BANYUMAS BANGUN DESA merupakan salah satu program kerja dari DEM Banyumas periode 2021/2022 yang bertempat di Desa Kedungweru, Kabupaten Kebumen. Singkatnya, program ini merupakan sarana pengabdian masyarakat DEM Banyumas sebagai organisasi yang bergerak di bidang energi melalui berbagai rangkaian kegiatan, salah satunya edukasi energi terbarukan terhadap masyarakat.

Program ini telah dilaksanakan tepatnya sejak Bulan September 2021 lalu dan saat ini masih dalam tahap pelaksanaan. Harapannya, selain DEM Banyumas dapat memperoleh ilmu atas pengabdian tersebut, DEM Banyumas juga dapat menyalurkan kebermanfaatan berdasarkan pengetahuan di bidang energi terutama kepada lingkungan sekitar.(RL/JAKSAT)