Anies Yang Bersahaja

0
833

Oleh Tarmidzi Yusuf
Pegiat Dakwah dan Sosial

KEMARIN, Sabtu 27 November 2021 kami bertandang ke rumah pribadi Anies Baswedan di kawasan Lebak Bulus Jakarta Selatan.

Perjalanan dari Bandung ke Lebak Bulus sekarang hanya ditempuh dalam waktu 2,5 jam. Biasanya 3,5 jam bahkan lebih sebelum ada tol layang Mohammed Bin Zayed, biasa disingkat tol MBZ. Tol layang MBZ dibangun oleh Presiden Jokowi.

Rumah ABW terletak di jalan sempit. Hanya cukup satu mobil. Mesti bergantian dipertigaan bila mobil ingin melewati jalan depan rumah Anies Baswedan.

Biasanya saat berkunjung ke rumah kepala daerah selalu ada petugas keamanan dari Satpol PP dan mobil patwal. Kemarin kami tidak melihat ada petugas berseragam Satpol PP dan mobil patwal.

Pendopo asri nan teduh. Cat luarnya sudah agak lusuh. Bangunan pendopo joglo khas rumah Jawa. Pohon yang rindang. Suara burung-burung pun sangat merdu menambah suasana nyaman dan betah.

Setelah beberapa saat menunggu di pendopo yang penuh dengan buku-buku bak perpustakaan. Kami diterima dengan penuh hangat dan kekeluargaan oleh sang tuan rumah, Anies Rasyid Baswedan yang kerap disapa Gubernur Indonesia oleh pendukungnya.

Memulai pembicaraan, Anies menyampaikan; “Lebih baik bertemu mendadak daripada mendadak batal”. Sontak gemuruh tawa 12 peserta yang hadir menambah suasana pertemuan yang familiar dan santai.

Rombongan yang dipimpin oleh Mayjen TNI (Purn) Deddy S Budiman bersilaturrahim dengan Anies Baswedan. Lebih spesifik penulis menyebutnya sebagai curahan hati sesama anak bangsa tentang Indonesia hari ini dan masa depan Indonesia.

Banyak harapan yang diungkapkan oleh peserta yang hadir. Harapan besar Anies Baswedan melakukan perubahan dan kesinambungan. Change and continuity untuk Indonesia yang lebih baik dari hari kemarin, hari ini dan esok.

23 Rabiul Akhir 1443/28 November 2021