#NGOPIPAGI: SALAM AKHIR TAHUN

0
204
Aendra Medita, Wartawan dan juga seorang Analis di Pusat Kajian Komunikasi Politik Indonesia (PKPPI).
OLEH AENDRA MEDITA*)
Mungkin saya hanya ingin sampaikan bahwa 2021 adalah tahun yang hiruk-pikuk setelah dua tahun Pandemi yang menguncang dunia. Tahun 2021 adalah tahun penuh kisah yang tak asik, tapi kita jalani sebagai sebuah kehidupan penuh berkah.
Para pejabat main bisnis PCR untuk meraup untung segede-gedenya dimasa pandemi. Rakyat melarat tercekik masa pandemi dan semua elemen terdampak, tapi para pemangku kekuasaan pesta pora meraih untuk setebal-tebalnya.  Sebelumnya menteri main dan korupsi dana bansos untuk bencana Covid-19. Tak ada moral yang patut dikagumi.
Soal aturan banci masa bencana pandemi diterapkan tak total, misalnya soal Lockdown (karantina) yang mana negara harusnya menanggung semua peristiwa itu, eh malah dibuat nama lainnya PSPB lantas PPKM berlevel-level dan bertambah terus tiap minggunya. Bahkan ada aturan akhir tahun yang sudah diterapkan dicabut. Labilnya kebijakan yang rapuh.
Ditengah masa itu semua harga naik. Telor sampai tembus perkilogram Rp33 ribu angka yang fantasitis dan langka, minyak goreng yang notabene kita pemilik lahan sawit terbesar pun mahalnya luar biasa. Ah..itu hanya terjadi di negeri wakanda. Rakyat seperti ditekan dengan harga menjulang tapi tak berkutik. Tekanan dibuat takut makin tajam hanya ke yang beda pendapat.

Ada juga soal ramainya para pemimpi yang ingin jadi Presiden 2024. Ini menarik sejumlah relawan rame-rame deklarasi. Para calon dijagokan, padahal mareka jagoannya masih sedang menjabat petinggi kepala daerah atau bahkan pemimpin DPR. Dananya meskinya diperiksa dari mana mereka jalan-jalan sosialisasi itu ada yang kemana mana, bahkan ada yang ngaku 2022 mau keliling Indonesia hanya pura-pura dinas padahal sosialisasi dirinya ingin nyapres.  Ah…dasar kepala daerah sekarang ini memang petugas yang tidak mikirkan rakyatnya, jadi inginnya jadi kepala daerah jadi batu loncatan ke tingkat jabatan tinggi. Absurd banget.

Selain para pemimpi Capres 2024 ini ada desakan agar Presidential Threshold  0 % alasannya  ini melawan Kepentingan Oligarki, banyak yang mengajukan ke MK. Tapi kita tunggu saja hasilnya.

Kabar terbaru yang menohok adalah akan di hapusnya BBM Premium dan Pertalite semua harus konsumsi Pertamax dan Turbo. Alasan klasik bahwa Pertamax lebih baik. Ada kisah lainnya yang sangat memprihatinkan di akhir tentang Pertamina ini tadinya akan demo besar-besaran 29 Desember sampai Januari para pekerja Pertamina itu. Dan sebelum demo ada konsulidasi dan demo gagal di gelar karena menaikan gaji para karyawan Pertamina disepakati. Demo pun diumumkan tak jadi alasannya asudah mendapat kesepakatan tuntutnan sebelum demo. Baguslah
Peristiwa lain bisa dikatakan selain banyaknya bencana alam, banjir, gunung meletus dan lainnya sejumlah kebakaran banyak terjadi di berbagai daerah. Prihatin.
Salam akhir tahun ini memang unik dinegri ini. Silakan Anda ke puncak di fix session ini semua kawasan wisata penuh resto pun antri, jalanan macet dan yang unik saat jalanan macet banyak sekali orkay yang dikawal Voorijder baik mobil maupun motor. Saat ini sering terjadi mau naik puncak maupun turun puncak bukan hanya di akhir pekan, karena mungkin ini akhir tahun yang libur panjang. Ah tapi yang jelas muncul pertanyaan dari benak saya sebenarnya siapa yang boleh dikawal Voorijder itu? Kok ini semua semua kendaraannya sepertinya yang punya anggaran saja? Ah…sudah lah

Kisah lain ada lagi, katanya kantor Kemenhan yang di pimpin mantan Capres Prabowo akan dipindahkan lebh dulu ke Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Kaltim. Hmm ngotot amat sih pindah ibukota ini, kenapa ya…? Ibukota Jakarta bukannya sudah bagus.. lantas kalau pindah buat apa Kereta Api Cepat Jakarta Bandung makin terus diperjuangkan dengan anggaran yang gila besarnya.

Lantas untuk apa cepat-cepat orang Jakarta ke Bandung kalau hanya ingin kuliner dan shopping baju-baju keren dan wisata alternatif yang aduhai. Atau sebaliknya untuk apa juag orang Bandung ke Jakarta cepat-cepat bukannya nanti kalau IKN akan pindah? Tapi katanya ada kabar dari senayan yang mulai taringnya menyalak. PKS menolak pindah Ibukota alasannya melawan ambisi oligarkhi. PKS berjuang di Parlemen. Bantu PKS dan Partai/Fraksi penolak pindah Ibukota Negara, tulis Rizal Fadillah.

“Dukung anggota Dewan yang masih memiliki pandangan sehat. Dorong untuk semakin banyak anggota Dewan yang benar-benar berbuat untuk kepentingan rakyat. Bukan yang berputar-putar hanya dalam usaha untuk menggemukkan diri dan partainya saja,” masih dalam tulisan Rizal Fadillah pengamat kebangsaan.

Seebagai catatan akhir tahun akhirnya saya sampaikan bahwa lebih baik membuat yang bermafaat banyak saja untuk yang membutuhkan jangan sampai rakyat makin tertekan usai pandemi yang kelihatannya akan mulai “pulih” dan rakyat akan menyongsong tahun 2022 dengan semangat  baru bukan dengaer hutang baru lagi dan harga yang menjulang terus kebutuhannya.

#Ngopipagi dulu ah…saya baru dapat Anaerop Gayo kopi yang asyik dari kopi yang ketiadaan oksigen saat proses fermentasi kopi ini punya tekstur, rasa dan aroma tentunya penuh nikmat diseduh dengan hati.

*)pencinta kopi dan pencinta bangsa yang penuh martabat