Silaturahmi ke Purwakarta Rizal Ramli Diminta Masyarakat Jadi Calon Presiden

0
144

JAKARTASATU.COM – Tokoh nasional Rizal Ramli membagikan cerita pengalamannya sebagai menteri koordinator bidang ekonomi keuangan dan industri (Menko Ekuin) era Pemerintaahan Abdurrahman Wahid. Saat menjadi Menko Ekuin, Rizal pernah minta ditusuk menggunakan pisau oleh anaknya.

Hal itu dituturkan Rizal dalam acara silaturahmi dengan tokoh, aktivis dan ulama Purwakarta, Jawa Barat di Kampus Yarsi, Sabtu (22/1/2022).

Rizal menceritakan bahwa banyak cara dan kesempatan bagi pejabat negara untuk korupsi kolusi dan nepotisme (KKN). Godaan sangat besar, bahkan bisa saja melalui rayuan terhadap isteri atau anak. Inilah yang dialami dirinya saat menjadi Menko Ekuin.

“Anak saya namanya Dipo, masih remaja ketika itu, dengan senang dan bangga bercerita dia dihubungi dan diminta untuk menjadi komisaris perusahaan sawit swasta. Kebetulan di meja ada pisau buah, saya ambil dan serahkan kepada anak saya. Dipo kamu tusuk saja bapakmu ini,” kenang Rizal.

Rizal lantas menjelaskan kepada sang anak jika tawaran tersebut bukan tanpa maksud sehingga tidak perlu senang dan harus ditolak.

“Itu cara mereka menyuap bapakmu untuk mendapatkan kebijakan. Demi rakyat dan integritas bapakmu jangan lakukan itu, sembari saya menahan tangis,” ungkap Rizal Ramli.

Rizal juga menceritakan rayuan datang terhadap istrinya almarhum Herawati Moelyono. Hera pernah diajak makan siang oleh konglomerat, dijanjikan segala rupa fasilitas.

“Tidak berani menyampaikan kepada Rizal Ramli karena pasti dimarahin, itupun tetap saya marahin kok mau makan siang,” tutur Rizal.

Rizal Ramli merasa perlu berbagi pengalaman karena di era ini banyak pejabat yang hanya memikirkan keluarganya. Karena itu ia berharap KPK punya keberanian lebih untuk menindaklanjuti berbagai dugaan praktek KKN yang terjadi saat ini.

Dalam kesempatan dialog, Rizal menerima banyak keluhan dari tokoh, aktivis dan ulama Purwakarta soal kondisi kesulitan ekonomi masyarakat yang dialami selama Jokowi berkuasa. Harga-harga naik, pengangguran dan kemiskinan bertambah sementara korupsi semakin menjadi-jadi. Bahkan anak-anak presiden diduga KKN.

Saking geramnya, dalam kesempatan dialog, Ndeh Supiarsih salah satu yang hadir mengungkap perlu secepatnya perlu segera ada perubahan karena kondisi yang kian carut marut.

Acara silaturami ditutup dengan dengan deklarasi meminta Rizal Ramli memimpin perubahan, dan masyarakat yang hadir dalam silaturahmi sepakat dan mendeklarasikan Rizal Ramli menjadi calon presiden.

RR di Purwakarta

Silaturahmi Tokoh Nasional Rizal Ramli dengan Tokoh, Aktivis dan Ulama Purwakarta di Kampus Yarsi , Sabtu 22 Januari 2022.

Dalam kesempatan dialog dan ungkapan para tokoh Purwakarta yang disampaikan berupa keluhan nyata terhadap kondisi kesulitan ekonomi masyarakat yg dialami selama Jokowi berkuasa, harga-harga naik, pengangguran dan kemiskinan. Sementara Korupsi semakin menjadi-jadi. Bahkan anak- anak Presiden juga diduga KKN.

Saking geramnya dalam kesempatan dialog ibu Ndeh Supiarsih, kondisi sekarang yang carut marut katanya minta secepatnya Pemerintah ini diganti saja.

Tentang Korupsi Rizal Ramli menjelaskan bahwa godaan untuk Korupsi bagi pemegang kekuasaan sangat besar, bisa saja melalui rayuan terhadap keluarga isteri atau anak-anaknya.

Rizal Ramli menjelaskan banyak cara dan kesempatan KKN bagi pejabat negara, ketika beliau jadi Menko Ekuin, almarhumah isterinya Hera bercerita setelah berapa bulan, bahwa dalam kegiatannya pernah diajak makan siang oleh konglomerat, dijanjikan segala rupa. Tidak berani menyampaikan kepada Rizal Ramli karena pasti dimarahin, itupun tetap saya marahin kok mau makan siang.

Begitu juga anak saya namanya Dipo masih remaja ketika itu dengan senang dan bangga bercerita dia dihubungi dan diminta, untuk menjadi komisaris salah satu BUMN.

Kebetulan di meja ada pisau buah, saya ambil dan serahkan kepada anak saya, Dipo kamu tusuk saja bapakmu ini. Itu cara mereka menyuap bapakmu untuk mendapatkan kebijakan. Demi rakyat dan integritas bapakmu, jangan lakukan itu, sembari saya menahan tangis. Ungkap Rizal Ramli.

Dijaman kemerdekaan masih banyak pemimpin kita yang sangat tulus berjuang tanpa memperkaya diri dan keluarganya. Tapi dijaman ini banyak pejabat yang hanya memikirkan keluarga, lanjut RR

Tega mengorbankan rakyat dengan menjual kekuasaannya dan memberi keringanan bagi penguasaha yang bermasalah, untuk itu harus segera KPK usut tuntas Kaesang Gate. Tegas RR

Acara silaturami ditutup dengan dengan deklarasi meminta Rizal Ramli memimpin perubahan, dan masyarakat yang hadir dalam silaturahmi sepakat dan mendeklarasikan Dr. Rizal Ramli menjadi calon Presiden.