Dari Bandung Emak-Emak Jabar Dukung Kang Ubed dan Desak KPK Usut Tuntas dua Anak Presiden

371

JAKARTASATU.COM – Aksi unjuk rasa Emak-emak Jabar di Gedung Sate yang tergabung dalam PRAMBOS Pergerakan Rakyat Militan Barisan Oposisi menggeruduk Gedung DPR Jabar untuk menuntut agar anaknya Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep segera diusut tuntas terkait dugaan Korupsi, Kolusi Nepotisme (KKN). (24/1/22).

Emak- emak tersebut menbawa Spanduk; “Kaesang Gibran Gate Harus Tuntas , jika tidak Jokowi Mundur” dengan poster “Kami Rakyat dari Bandung mendukung Ubedilah”, “Negara ini akan hancur jika tak mampu atasi KKN”, “Jokowi Presiden yang tidak punya rasa Malu”. Ketika ditanyakan ke salah satu emak-emak peserta aksi, bunyi poster tidak punya rasa malu.

Bu Euis menjelaskan karena Presiden membiarkan anak-anaknya kerjasama dengan pengusaha yang diduga punya masalah, dan baru di masa Jokowi menjadi Presiden membiarkan anak dan mantunya jadi walikota, istilah sunda mah hawek ( serakah).

Kami emak-emak karena sekarang, keterbatasan ekonomi yang sangat sulit dan harga-harga kebutuhan hidup naik, sementara korupsi semakin meningkat. Tidak mungkin menyuarakan langsung ke Jakarta, hanya mampu menyuarakan suara hati kami yang menjerit di seputaran Gedung Sate agar Pemerintah Daerah Jabar dan DPRD Jabar menyuarakan dan ikut mendesak KPK agar kasus dugaan KKN anak-anaknya Jokowi diusut, KPK tidak perlu kuatir karena rakyat terutama kalangan emak-emak akan selalu mendukung KPK. Ungkap Yulia Bayankhari Korlap aksi

Perlu ada shock therapy agar KPK membersihkan KKN dimulai dari kalangan istana, karena menurut kami emak-emak ikan busuk itu dari kepala. Banyak cara bagi kalangan penguasa untuk memperkaya diri, kelompok bahkan keluarganya sendiri melalui manipulasi kebijakan dan berkolusi dengan pengusaha hitam.

Jika kalangan Istana bersih dari korupsi, kami percaya pejabat kebawah tidak akan berani untuk korupsi. Yang semua itu berakibat menyengsarakan rakyat. Pemerintah berhutang banyak. Akhirnya rakyat dipajak dan harga-harga dinaikan serta subsidi buat rakyat dikurangi, demi membayar hutang. Sekarang ini korupsi meraja lela buktinya banyak yang tertangkap tangan oleh KPK.

Untuk itu kami berharap KPK berani mengusut tuntas dugaan KKN anak-anak presiden Jokowi, agar semua pejabat di daerah menjadi takut untuk korupsi dan menyalah gunakan jabatannya.