Sinyal Kuat PAN Masuk Kabinet

310
Viva Yoga Mauladi Waketum DPP PAN/ist

JAKARTASATU.COM – Sepanjang sore tadi, HP saya deras berdering. Bergantian dalam spasi pendek. Sejawat di seberang sana ingin konfirmasi kabar beredar. Seputar berita, PAN bakal masuk kabinet.

Saya menjawab enteng. “Itu hampir pasti, dong”. Bukankah sejak awal PAN bergabung dalam koalisi pemerintahan Presiden Jokowi?! Mestinya, ya sejak awal itu — PAN mendapat jatah kursi menteri — seperti partai pendukung lainnya. Separuh usia pemerintahan periode kedua ini, PAN rela menunggu di luar pagar istana. Terbilang sabar, sambil tetap berada dalam barisan koalisi.

PAN masuk kabinet, bahkan lebih jelas — jelang malam hari ini. Waketum DPP PAN, Viva Yoga bicara. Sinyal kuat itu muncul. Menggerus wacana penundaan Pemilu 2024.

Waketum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi diundang tayang di tvOne. Pernyataan Viva kali ini lebih sebagai sinyal. Bukan sebatas pernyataan tanpa arah tujuan. Tak kecuali harapan. Wajar. Tak berlebihan, dapat dimaknai sebagai “kata kunci”. Sebuah ekspektasi partai politik — masuk lingkaran kekuasaan.

Analisis penulis, pernyataan petinggi PAN itu — cenderung berbeda dibanding sehari sebelumnya. “Saya tak tahu soal itu. Sama sekali tak mendengar,” katanya. Sore tadi, Viva Yoga dalam kapasitas jubir PAN yang dikomandoi Zulkifli Hasan — cenderung mengarah Nyaris jelas, meski dalam kemasan “low profile”.

Penulis tak hendak mendahului keputusan bab “reshuffle”. Memutar atau mengganti komposisi menteri dalam kabinet. Setidaknya sinyal itu semakin kuat tertangkap radar. Betapa pun belum secara eksplisit. Semata rambu hak prerogatif presiden.

Menunggu akhir Maret 2022, kiranya tak lama. Bersamaan menyambut Ramadhan. Boleh juga siap tumpengan. Bukan tumpangan. (Aendra Medita)***