Anies, Sang Kandidat (3)

0
263
Anies Baswedan dan Joko Widodo/IST

Oleh : Imam Wahyudi (iW)

Sang kandidat yang mumpuni. Bukan demi sesaat. Bukan sebatas seputar Monas. Tak terbayangkan sebelumnya, merangkai paduan suara nusantara.

Tak kurang dari Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi sempat berkelakar. Saat mengajak warga berperan membangun wilayahnya. “Tidak mungkin harus meminta bantuan Gubernur DKI, Anies Baswedan untuk membangun Sumut,” selorohnya. Bisa jadi apresiasi akan pembangunan Jakarta. Sejalan itu adalah peran Anies sebagai kepala daerah.

Anies pun merangkai langkah simpatik. Tak hendak mengarah pencitraan tanpa tujuan. Dia mengunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno dan Rumah Ibu Fatmawati di Kota Bengkulu. Masih dalam kapasitas Gubernur DKI Jakarta, mengubah nama Jl. Inspeksi Kalimalang — menjadi Jl. Laksamana Malahayati. Sebuah penghargaan kepada pahlawan Aceh dan warganya.

Pun pemugaran makam Sultan Alaiddin Muhammad Daud Syah di di TPU Utan Kayu, Jakarta Timur pada 2021. Sultan Aceh ke-35 (terakhir) itu wafat di Jakarta, 03 Februari 1939. Pahlawan nasional yang tak menyerahkan kedaulatan Aceh kepada Belanda. Aceh adalah satu-satunya wilayah Nusantara yang tak pernah takluk kepada kolonial. Penghormatan Anies Baswedan, semata demi keluasan Indonesia.

Gubernur Anies Baswedan juga berbagi rasa. Tak melulu untuk Jakarta. Mengirimkan Satgas Kolaborasi Kemanusiaan ke daerah terdampak gempa di Pasaman Barat, Sumbar. Berjumlah 80 orang relawan.

Dalam setiap kunjungan silaturahmi ke daerah lain, senantiasa meninggalkan kesan persahabatan. Gayung bersambut deklarasi dukungan Anies Baswedan Capres 2024. Sebaliknya respons Anies soal maraknya dukungan. Saat “talk show” di Makasar, Anies menganalogkan deklarasi dengan kumandang adzan. Ya, menunggu saatnya nanti. Rasanya hanya soal waktu. Roda itu mulai berputar searah. Menanti perintah. Hehehe.

Anies, pemimpin daerah yang senantiasa bersikap negarawan. Berbalut nilai akademisi, dalam setiap kata ungkapan. Bahkan saat berpidato. Berperforma sebagai komunikator andal. Konduktor orkestra yang menjanjikan simfoni. Bagimu negeri Ibu Pertiwi.*

(bersambung).