IWAPI Bekasi Tanam Ribuan Pohon

0
124

Jakartasatu— Ikatan Wanita Pengusaha (Iwapi) Kota Bekasi bekerjasama dengan  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk hijaukan kota Bekasi.

Kegiatan IWAPI dalam penghijauan kota Bekasi diantaranya dengan gerakan penanaman ribuan pohon sebagai  ini akan menjadi gerakan nasional.

Kali ini IWAPI menyumbang 25.000 eukaliptus yang saat ini sudah tertanam di hutan kota.

“Gerakan penghijauan kota Bekasi dengan menanam pohon diberikan  untuk  kepentingan masyarakat yaitu para organisasi yang tergabung di GOW (Gabungan Organisasi Wanita), ada 30 GOW di kota Bekasi. Selain sekolah-sekolah, salah satu perguruan tinggi, komunitas perempuan tani kota Bekasi, dan masyarakat sekitar, “ ungkap ketua IWAPI Bekasi Usai menyerahkan secara simbolik ke Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Kota Bekasi.

“Ada sejumlah sekolah yang akan menerima bantuan pohon untuk penghijauan selain SMAN 1,  yang diantaranya SMA 12 dan Sekolah Menengah Pertama SMP 2 Bekasi, uangkap Ketua IWAPI Devi Iriani kepada Jakartasatu (Selasa, 22/3/2022).,

Ia mengatakan, 2000 pohon yang ada di Sekretariat Iwapi itu,  selanjutnya akan didistribusikan kepada anggota dan pengurus Iwapi, sekitar sekertariat IWAPI,  pengurus dan anggota IWAPI Bekasi, mayarakat.

Mengingat kota Bekasi ini rawan banjir, lanjutnya, “Menanam pohon, bukan saja hanya untuk antisipasi banjir namun juga kita sebagai masyarakat memberikan kehidupan untuk masyarakat Kota Bekasi, karena pohon sumber oksigen, serapan air dan penyeimbang antara sirkulasi oksigen dan karbondioksida,” serapan air dan penyeimbang antara sirkulasi oksigen dan karbondioksida,”

“Ada juga 3000 pohon buah Indonesia untuk disumbangkan ke berbagai pihak,”Ribuan pohon buah itu, kata Devi, terdiri dari 6 macam, yakni klengkeng, mangga harum manis, jambu kristal, duren, rambutan Binjai dan Sirsak.

“Dari pohon buah, pohon ekaliptus,  ibu-ibu  bisa juga digunakan untuk pelatihan kewirausahaan atau UMKM” harapan Devi.

Sementara Kepala Sekolah SMAN 1 yang telah menerima pohon secara simbolik mengharapkan dampak dari kesadaran gerakan menanam pohon di sekolah bisa mendapatkan mafaat juga pembekalan ke depannya bagi siswa-siswa di kota Bekasi khususnya bagi siswa SMAN 1. “Dari pohon yang dapat diolah menjadi kayu putih misalnya, bisa menjadi ekonomi kreatif,”harap Hajah Ekowati.

YOSS/Jaksat