Anies Adalah Kita, Kita Adalah Anies

290
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang gencar-gencarnya mempopulerkan jalur sepeda di ibu kota. Sedikitnya ada tujuh rute jalur sepeda yang diuji coba Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga 19 November 2019 – Sumber Foto: idntimes dotcom (9/10/2019)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang gencar-gencarnya mempopulerkan jalur sepeda di ibu kota. Sedikitnya ada tujuh rute jalur sepeda yang diuji coba Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga 19 November 2019 – Sumber Foto: idntimes dotcom (9/10/2019)

Oleh Alex Wibisono

“Pak Anies Itu gue banget”, kata generasi milenial sekarang. Ramah, murah senyum dan gaul. Penampilannya good looking. Ganteng, bersih dan selalu rapi. Rileks dan bisa diajak ngobrol oleh seluruh kalangan.

Foto sama Pak Anies jadi hidup gambarnya. Cerah dan enak dilihat. Wajar kalau Pak Anies selalu diburu anak-anak muda. Emak-emak dan bapak-bapak juga ikut ngerumunin. Sekedar untuk selfie ria atau cuma menyapa. Ini orang memang beda.

Taman-taman di Jakarta dibuat nyaman untuk muda-mudi nongkrong. Keluarga muda dengan anak-anak yang masih kecil bisa bermain. Murah, malah tanpa biaya. Udara segar, pemandangan indah, dan ini ada di setiap sudut kota.

Ke Jl. Soedirman rasanya ingin lama-lama di sana. Suasananya bikin betah. Jl Thamrin, terutama di sekitar Bundaran HI, setiap malam minggu padat anak-anak muda. Mereka nongkrong, jalan-jalan, menikmati remang kota Jakarta.

Wow, seperti di luar negeri, kata istri mendiang Adji Massaid. Fakta gak bisa berbohong. Orang mau ngebully apapun tentang Pak Anies Baswedan, kalau anda lihat Jakarta, sudah banyak banget perubahannya.

Jalan Cikini mirip Malioboro Jogja. Klasik dan bersahaja. Trotoar yang luas membuat nyaman para pejalan kaki. Berderet cafe dan restoran sampai ke Taman Ismail Marzuki (TIM) yang sudah berubah wajah yang semakin modern dan artistik. Pak Anies sukses menampilkan wajah Cikini dalam perpaduan klasik dan modern.

Belum lagi kalau jalan ke kota tua. Bersih dan rapi. Ada sejumlah musisi yang menggelar alunan musik di setiap malam minggu. Menyempurnakan kenyamanan dan indahnya kota Jakarta.

Ke utara lagi, kita lihat stadion megah Jakarta International Stadium (JIS). Gak kalah dengan stadion-stadion di Eropa. Ini baru pertama kali di Indonesia.

Anak muda penggemar sepakbola seperti saya ini layak bangga. Jakarta punya stadion semegah itu. Stadion bertaraf internasional.

Membayangkan jika Pak Anies jadi presiden. Stadion Bung Karno bisa dipermegah, semegah stadion JIS.

Sebagai warga DKI yang berasal dari Jawa Tengah, saya juga mimpi kapan PSIS, team kebanggaan warga Semarang punya stadion seperti JIS. Pikiran saya mungkin sama dengan arek-arek Suroboyo dan para boneknya. Kapan Persibaya punya stadion semegah Jakarta. Mungkin nunggu Pak Anies jadi presiden dulu.

Jakarta adem, karena umat beragama rukun. Satu dengan yang lain hidup berdampingan dengan baik. Saling menghormati satu sama lain. Pak Anies memperlakukan mereka dengan adil dan terhormat. Para pemuka agama Islam, Kristen, Hindu, Budha, semuanya memuji dan mengapresiasi Pak Anies. Videonya viral. Mereka sudah merasakan. Mereka berupaya mengungkapkan perasaan itu.

Saya lebih percaya fakta dari pada omongan para buzzer itu. Buzzer bikin nyesek. Tapi saya percaya, fakta pada akhirnya yang akan menang mengalahkan buzzer-buzzer itu.

Pak Anies, jadi presiden ya… Biar Indonesia seperti Jakarta: Maju, indah, aman dan nyaman.

Pokoknya, Pak Anies Gue Banget deh…

23/3/2022