Kenapa Anies Selalu “diserang”?

399
JIS yang megah itu/ahm

OLEH AENDRA MEDITA KARTADIPURA (senior wartawan)

Seorang kawan bilang pada pagi tadi kepada saya. Kang kenapa Anies selalu diserang?
Pertyanyaan itu mun cul dari luar Jakarta. Ia sedang mudik dan tiba-tiba telpeon saya. Ia sebenarnya bukan pencinta Anies, tapi mulai menaruh hati pada Anies. Saya tak langsung jawab soal perntanyaannya.

Tapi saya alihkan dulu soal gimana lebaran disana enak? Ia bilabg enak dah dua tahun tak mudik kini bisa menikmati laam desa dan bisa makan ketan tape hitam yang enak. Ia juga bercerita lagi soal adanya rasa cinta desa yang nyata. Angin segar dan pemandangan alam yang masih hijau.

Saya menangkap bahwa desa di Jawa Barat itu masih asyik. Usai kisah tentang desanya ia kembali bertanya gimana soal Anies? Rupanya ia penasaran, tapi saya tak langsung jawab ke masalah inti. Saya bilang dulu kamu dapat viral soal orang Sholat Ied di JIS? KAwan saya ini langsung nyamber…”Iya dahsyatt itu… makanya saya tanya Akang…soal kenapa Anies selalu diserang?

Akhirnya saya jawab, begini: Anies itu Gubernur DKI Jakarta, Anies itu sedang berkerja nyata, Anies itu tak banyak bicara, ia menjaga cangkemnya dengan kerja dan upaya bukan dengan cara bacot yang di umbar. Anies itu tak pernah mau cari masalah ia memecahkan masalah dengan cara yang arif dan bijak. Anies itu kerja tanpa gembar gembor, meski media mainstream tak beritakan ia tetap jalani itu. Anies itu memuliakan orang di kampung aquarium yang digusur di ubah dan dijadikan kawasan harapan mandiri. Anies itu buat kawasan yang tadinya kasusnya banyak BMW jadi JIS dan akan ada arena Formula lagi. Anies ciptakan jembatan penyebrangan saja jadi detinasi. Dan Silakan jalan di Sudirman sudah sangat seperti di dunia yang sangat keren.

Saya juga katakan Anies itu memuliakna orang bukan sekadara yang hidup. Warga yang mati pun ia muliakan dnegan membawa kerandanya. Ia kerja nyata, bukan dalam imajinasi. Anies itu juga terbuka. Dan yang menarik ada wartawan senior dan pemilik bos media dulu besar banget dna pernah jadi mentei BUMN awalnya tak percaya akan ada JIS yang megah dan saat dah jadi kaget lalu dia takjub…siapa dia silakan Googling saja.

Oh ya kang kenapa Anies diserang terus? Tanya Kawan ini. Saya kembali jawab ya biasa kalau yang nyerang itu biasa tak mampu. Bisanya cuma teriak-teriak saja. Lalu saya jelaskan juga bahwa saat Sholat IED di dunia ramai dan JIS masuk dalam hitungan liputan dunia maka banyak yang sumir yang melihat tapi ya biar saja. Oh ya ada loh kata saya, Komisaris yang Buzzer itu bahkan menghina bahwa Katanya Anies sedang lakukan ploitik identitas. Loh komisaris kok buzzer kualitas yang begitu, kerja aja di tupoksimu, jangan cape-cape ikut berseloroh.

Saya juga katakan ke kawan ini yang sedang di Kuningan Jawa Barat itu bahwa biar Anies diserang terus tak apa-apa yang jelas itu yang saya sebut diatas mungkin masih kurang sebutan untuk Anies yang tak suka rame-rame, tapi Anies itu ya telah lama  kok sejak dipilih jadi Gubernur rasa Presiden itu Nyata-Nyata Kerja loh…

Jangan tanya kerja apa? Tapi itulah Anies yang mudik kemarin fitnah pun makin saja tenang dan bijak. Bahkan Anies kini tak akan berlakukan operasi Justisi dimana orang yang balik usai mudik ajak warga desa tak masalah dan datang saja Karena Jakarta kan milik semua warga. Cerdas.
Anies adalah kerjanya bukan kerja kerja kerja tapi Anies mewujudkan banyak hal u warga Jakarta dan  Indonesia jadi cermin yang hakiki. Ya pak Anies? Tak perlu di jawab juga sih oleh Pak Anies biar publik paham dan yang nyerang itu biar saj nanti juga diam bahkan malu. CAG!!!