Anies Bawedan, Kampung Bayam dan Gelar Tuan Penata Negara

289
Aendra MEDITA, jurnalis kerja sebagai analys Komunikasi Media di Pusat Kajian Komunikasi Politik (PPKPI)

Banyak Video atau sejumlah visual beredar tentang JIS. Jakarta International Stadium, asli bukan yang diplesetkan dengan nama orang yang katanya zaman dia JIS itu. Eitt… tunggu dulu dan sangat aneh juga ujug-ujug ngaku-ngaku…dan bagi saya itu bisa dibilang baper yang over… Tapi memang mungkin bisanya begitu cari-cari data kosong dan lalu disebutkan ini itu. Kawan yang punya data malah kirim segambreng data ini zaman Gubernur Wiyogo. Nyeppp..group WA itu diem karena ramenya di sebuah group WAG.

Tapi yang begitulah Anies Baswedan ngapain saja pasti di usilin. Tapi Anies memang tak pernah mau reply hal remeh temeh. Ia terus saja berjalan. Ia Nyata-nyata kerja bukan hanya omdo. Ia jalani masa kerja yang akan berakhir Oktober 2022 ini. Banyak tugas yang ia jalani. Ia terus kerja, bahkan pada Sabtu diwaktu libur kerja ia tanam batu pertama di Kampung Bayam yang akan dibangun rumah susun.

Rumah Susun Kampung Bayam ini menarik karena ada di dekat lingkungan JIS tadi sebuah stadion international yang keren dan bikin merinding kita lihatnya. Lebih merinding lagi begitu saat kita lihat ada Shalat Ied disana, dan sebelumnya malam ada takbiran. Keren deh. Tapi ya kita maklum jika ada yang sumir lihatnya. Mungkin sumir karen atak mampu sudah kata saya, begitulah intinya.

Sekali lagi Kampung Bayam terletak di area yang sangat dekat dengan Jakarta Intenational Stadium (JIS) yang fenomena itu. Di lapangan JIS dan Warga Kampung Bayam sangat senang dan menyambut Gubernur Anies pada Sabtu (7/4/2022) nampak masyarakat berbondong-bondong menyambut dan bahkan ada ucapak selamat dari warganya dimana Sang Gubernur yang waktu itu bertepatan dengan ulang tahunnya.

Salah satu warga yang ditemu John Londer seorang pensiunan Angkatan Darat yang sudah tinggal di Kampung bayam sejak tahun 1980 memberikan pandangannya tentang Anies Baswedan. “Dengan adanya JIS yang sangat dekat dengan Kampung Bayam bisa berkerjasama dengan masyarakat untuk ke depannya seperti akan adanya pekerjaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ungkap John Londer pada JAKARTASATU.COM

John juga mengatakan bahwa selama Pak Anies Baswedan jadi Gubernur, beliau memimpin sangat bagus karena punya rasa empati kuta terhadap masyarakat pinggiran, “Masyarakat Kampung Bayam sudah rasakan dan saya alami sendiri,” lanjutnya.

Maket Rumah susun Kampung Bayam yang baru saja dilakukan pletakan batu pertama oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/yos

John Londer bersama warga Kampung Bayam, bangga sama Anies Baswedan/ys

Masih kata John bahwa dirinya berharap Pak Anies bisa terpilih jadi presiden diharapkan akan lebih meningkat lagi kepada warga dari yang sekarang suda dilakukan untuk warga dan rakyat Indonesia. Serta diharapkan juga terkait kesejahteraan warga, rakyat Indonesia.

Gubenrnur Anies menargetkan pembangunan hunian untuk Kampung Bayam tersebut selesai pada September tahun ini. Hunian tersebut diperuntukkan buat 138 keluarga dengan bangunan hunian seluas empat lantai.

“Kita membangun kawasan JIS dan untuk hunian warga yang dulunya tinggal di sekitar sini, di Kampung Bayam, dan memang proses pembangunannya ada tahapan. Sekarang adalah fase untuk pembangunan kampung susun,” jelas Anies di kawasan JIS.

Anies Sebut Warga Korban Gusuran JIS Bisa Kembali ke Rusun Kampung Bayam
Menurutnya, pembangunan ini sebagai janji Anies kepada warga Kampung Bayam. Selain itu, kata Anies, masyarakat yang dulu sebagai petani akan diberi juga fasilitas pertanian.

“Janji kami kepada mereka ketika nanti dibangun kembali permukiman, maka mereka selama ini berprofesi sebagai petani, tetap bisa berkegiatan pertanian dan itu disiapkan rancangannya, disiapkan lahannya,” tuturnya.

Anies menyebutkan pembangunan hunian produktif tersebut akan membuat biaya lebih membengkak. Walau demikian, Anies berharap masyarakat bisa lebih produktif setelah tinggal di hunian tersebut.

“Walaupun secara biaya meningkat sangat tinggi, tapi itu adalah konsekuensi kita ingin tinggal di tempat ini, mensyukuri mereka tinggal ditempat yang bisa produktif,” imbuhnya.

John  juga berpandangan bahwa  selama tinggal di Jakarta, keadaan sekarang ini selama dipimpin Pak Gubernur Anies Baswedan mengalami perubahan yang sangat bagus, “Keberpihakan kepada kaum sendal jepit, sebelumnya beberapa kali mengalami dibongkar, digusur, dibakar. Kini tidak terjadi lagi hal itu. Ini bisa disebut sejarah baru bagi kaum sendal jepit. Saya merasakan dan mengalami keadaan dulu dan sekarang sampai anak saya aja saya beri nama Anies Sandi Januara. Berharap Anies jadi juara, dan ternyata Pak Anies bisa berbuat untuk masyarakat kelas sendal jepit ini,” jelasnya.

Keberhasilan pembangunan JIS ini diharapkan ada perbaikan, peningkatan kesejahteraan warga kampung bayam. Ada warga yang bisa kerja di JIS atau buka warung, kios. Kami warga masyarakat bayam sangat terbantu dengan adanya rumah tinggal Kampung Susun Bayam.

Jadi telak sudah kalau yang masih nyinyir ke Anies sudah waktunya mikir apakah ini akan terus atau berpikir diam? Yang jelas sehari setelah Anies melakukan peletakan batu pertama di kampung Bayam Anies telah menerima gelar Tuan Penata Negarou, maka Anis Baswedan resmi menjadi warga atau saudara Marga Pak Tulang Bawang Barat.

“Artinya Anies Baswedan resmi menjadi warga Lampung khusus warga Marga Pak Tulang Bawang Barat,”

Anies Baswedan sangat mengapresiasi pemberian Gelar Adat Tuan Permata Negara dari Marga Pak Tulang Bawang Barat kepada dirinya.

Prosesi sangat luar biasa bak raja di raja Anies disambut dan ini mungkin yang sangat besar.

“Pemberian gelar di Lampung bisa diambil dari leluhur seperti Negeri Inggris. Namun kalau pemberian gelar Anies Baswedan bisa dikaitkan dengan jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta,” Budayawan Lampung Ansori Djausal

Namanya juga doa, jadi diharapkan Pak Anies bisa menata negara lebih baik lagi. “Seperti seorang anak diberikan nama yang bagus itu doa orang tua agar nantinya jadi bagus,” kata Ansori Djausal menambahkan dilansir RMOLLampung, Minggu (8/5).

Dalam pandanag saya kisa Anies Bawedan, Kampung Bayam dan Gelar Tuan Penata Negara adalah bagian kecil, karena Anies sdh banyak prestasi yang luar biasa jadi hendaknya jika ada yang bicara soal JIS dll semoga mikir saja. Bahkan dapat kabar dalam waktu dekat TIM yang sedang di revitalisasi akan juga menguncang dan banyak yang pasti nantinya terbelalak kaget TIM yang jadi megah. Kita lihat nanti.  | Aendra Medita