PRESIDEN MEMILIH PRESIDEN ?

0
110

PRESIDEN MEMILIH PRESIDEN ?

KPU Jabatan jarang dilihat, sama sekali tidak dianggap penting, padahal hasilnya menentukan nasib bangsa selama 5 tahun kedepan. Hebatnya tiba2 saja KPU yg dibentuk oleh Presiden perannya lebih besar dari MPR. KPU bisa menentukan Presiden & Semua Kepala Daerah.

*MPR dulu* merupakan Lembaga Tertinggi Negara yg memilih dan memberhentikan Presiden. Jumlah anggotanya 575 + 136 = 711 orang yg dipilih oleh rakyat langsung. Saat ini fungsinya hanya melantik presiden saja, semua proses dilakukan oleh KPU.

*Fungsi MPR diambil alih oleh KPU, hebat ya*. KPU* yg terdiri dari bbrp komisaris dan diangkat oleh Presiden. KPU ada di tiap Provinsi dan Kapupaten sama dg DPR. Jumlah anggota KPU sebanyak 7 orang, KPU Provinsi sebanyak 5 atau 7 orang dan KPU Kabupaten/Kota sebanyak 5 orang.

KPU menentukan sah tidaknya calon presiden dan Kepala Daerah, KPU juga menjadi penyelenggara pemilihan umum, KPU juga yg menghitung & mengkoreksi hasilnya dan KPU juga yang men syahkan hasilnya. *Ruaaar biasa …..* Artinya Presiden memilih Presiden, Konstitusi baru yg ajaib.

Hebatnya lg sebelum perhitungan selesai kita sudah tau siapa pemenangnya. Inilah bentuk kinstitusi baru, dimana kecurangan dilakukan yg sangat sistematis dan masif dianggap sah.

Yg lebih keren lagi KPU juga bisa menentukan jumlah pemilih, temasuk TKA dan warga Cina pendatang, yg telah memiliki KTP syah jadi pemilih. Ktp itu sendiri sangat mudah diperoleh bagi mereka, bahkan aturan mainnya sudah dibuat dg rapih.

Tidak puas, silahkan mengadu ke MK yg juga diangkat oleh Presiden, skrg malah menjadi adik ipar presiden. Lengkap sudah semua pintu dikuasai Presiden, sedang Presiden saat ini manut pada Oligarki dan Partai. Artinya siapapun calon presiden semua harus mengikuti keinginan oligarki.

Idealnya semua anggota KPU adalah perwakilan Partai, sehingga Partai bisa saling kontrol, shg akan relatif bersih. Setiap kecurangan segera ketahuan dan dapat dicegah. Tapi ini tidak terjadi.

Lebih baik lagi jika *kembali ke UUD 45, yg menentukan adalah Perwakilan Golongan & Daerah* yg dipilih oleh rakyat. Jadi yg dipilih oleh rakyat dan berhak memilih presiden itu adalah wakil rakyat sesungguhnya. Bandingkan saat ini wakil rakyat beralih fungsi jadi wakil partai, shg internal kontrol tidak berfungsi.

Demokrasi kita tidak sama dengan Demokrasi di Barat, yg menganggap 1 orang 1 suara, suara mhs sama dengan suara Profesornya, suara santri sama dengan suara ustadnya, suara pemuda yg baru menginjak umur 18 tahun dan suara yg telah mengenyam pahit getirnya kehidupan. Rasanya memang salah kaprah.

Demokrasi kita sesuai UUD 45 & Pancasila adalah melalui perwakilan. Perwakilan ini lebih sulit dibayar atau disuap, karena ybs harus mempertanggungjawabkan tindakannya ke lapangan.

Demikian semoga analisis ini dapat bermanfaat dan menghindari kemungkinan kecurangan kelak.

Bandung 7 Juni 2022
Memet Hakim
Pengamat Sosial