People Power, jalan terakhir Menuju Indonesia Bangkit

0
926

People Power, jalan terakhir Menuju Indonesia Bangkit

Setelah upaya Presidential threshold 0% kandas, artinya upaya mempersiapkan pemimpin terbaik di Indonesia, secara konstitusi telah ditutup. Hal tsb mrpkn pelanggaran konstitusi secara resmi dari rejim penguasa. Ketidak adilan sudah secara vulgar diperlihatkan, rakyat dibuat tidak berdaya.

PS sebagai peserta pilpres yg *dikalahkan* akhirnya bersedia menjadi Menhan yg katanya akan menyamar, ternyata malah berubah menjadi pengikut setia rejim saat ini. Kudeta tidak mungkin terjadi, karena bukan budaya TNI utk itu.

Presiden sudah tidak dipercaya rakyat kebanyakan, tapi tidak mau mundur juga. Upaya konstitusi ditutup, jalan keluar satu2nya hanya people power, rakyat turun ke jalan. Demo secara damai rasanya tidak ada manfaatnya, krn anggota DPR dan MPR telah jadi bebek.

Mau tidak mau, hanya jalan ini yg tersedia. Jika *Rakyat bergerak* dipimpin oleh *Ulama* tentu pengikutnya akan berlimpah. Ijtima Ulama dan Fatwa MUI sangat vital perannya.

*Mahasiswa bergerak*,. Ini akan lebih baik, tapi mhs skrg bukan mhs seperti dulu, saat ini lebih mudah masuk angin, mudah diancam dan mudah di rangkul.

*Siswa SMA/SMK/Aliyah dan para Santri* sebenarnya lebih militan jika turun ke jalan, akan lebih baik jika bergabung dg mhs dan atau Ulama.

*Buruh, Sopir angkot, bus, truk, pedagang, geng/komunitas pemuda & lansia* sebaiknya bersatu dalam barisan ini.

*Emak2* yg jumlahnya 50 % dari penduduk negeri yg sangat merasakan dampak buruk kebijakan pemerintah, tidak boleh tertinggal, justru emak2 ini jika turun lebih efektif.

Dukungan logistik dan dukungan medis tidak kalah pentingnya dalam manajemen aksi ini.

Kehadiran para *Jawara dan Purnawirawan* sangatlah penting untuk menjaga keamanan. Mereka ini yg berperan untuk mengamankan demo. Secara formal seharusnya mrpkn tugas polisi.

Jika ada Partai yg bergerak bersama rakyat, akan jauh lebih baik, sayangnya sejauh ini Partai hanya sibuk sendiri mengurus dirinya sendiri dan memperkaya diri.

Ketidak adilan bukan hanya urusan agama Islam, tapi juga urusan semua agama. Juga urusan semua elemen rakyat.

*People Power atau *Silaturahmi Nasional* dapat terjadi jika para pemimpin komunitas bersatu. Melepaskan dari ego masing kelompok atau komunitasnya.

Demo yg mengakibatkan kelumpuhan ekonomi, akan cepat diperhatikan. Misalnya Terminal, Pelabuhan Laut, Udara dan berbagai Fasilitas umum tidak berfungsi selama demo berjalan. Hambatan aparat tidak efektif jika semua bersatu.

*Anggota TNI/Polri* yg berkeinginan bersatu dg Rakyat, baik tertutup maupun terbuka dalam memerangi ketidak adilan tentu akan sangat membantu.

Hanya jalan inilah untuk Indonesia jika ingin merdeka dan berdaulat dari pengaruh taipan neokomunis, sekuler dan himpitan ekonomi.

Bandung, Juni 2022
Memet Hakim
Ketua Aliansi Profesional Indonesia Bangkit.