Koperasi dan Bung Hatta

78
Bung Hatta Bapak Koperasi Indonesia | IST
Bung Hatta Bapak Koperasi Indonesia | IST

Mengenang sang proklamator Muhammad Hatta.Dan Koperasi adalah soko guru yang abadi. Hatta adalah sosok dengan ciri yang baik  Santun, Jujur, Hemat 

PADA 12 Juli adalah sejarah kuat bahwa itu adalah hari Koperasi. Hari Koperasi tak akan lepas dari nama Bung Hatta (Muhammad Hatta) Bapak Proklamator dan Wakil Presiden RI. Umumnya sejumlah tokoh  akan selalu memperingati Hari Koperasi pada 12 Juli itu.

Bagi saya terlintas ingatan bahwa saya punya kisah khusus dengan Bung Hatta, khususnya saat  mengenang 100 tahun Bung Hatta tahun 2001. Adalah jasa dan peran Adi Sasono mantan menteri Koperasi dan tokoh nasional yang bijak itu. Saat itu saya bekerja dalam perusahaan konsultan komunikasi ternama yaitu Fortune Indonesia sebuah kantor konsultan media komunikasi dan Advertising tertua di Indonesia yang lahir ytahun 1971 dan satu-satunya yang masuk di lantai bursa.

Saat itu saya diserahi tugas menangani 100 tahun Proklamator Indonesia Muhammad Hatta. Saya ingat betul tahun 2000 itu oleh sang CEO Fortune Indonesia Indra Abidin dipertemukan dengan tokoh penting Adi Sasono. Saya kenal sosok beliau jauh sebelumnya karena ia tokoh. Ketakjuban saya pada pemikiran Adi Sasono mirip ketakjuban saya pada Bung Hatta.

Kembali ke event 100 tahun Bung Hatta adalah gagasan Adi Sasono atas Permintaan Keluarga Bung Hatta, Meutia Hatta, Halida dan Gemala. Dengan ketiga putri proklamator itu akhirnya juga saya kenal lebih jauh Hatta dan dengan keluarganya yang sampai kini menjadikan hubungan silaturahmi tetap berjalan.

Fortune Indonesia adalah pelaksana konsep kampanye komunikasi. Intensitas saya dan Adi Sasono sangat kuat saat itu, saat itu saya sering hadir dan diskusi di kantornya Jalan Agus Salim Menteng Jakarta dan pun demikian Adi Sasono sering meeting menyaksikan progress kerja di kantor kami di Fortune.

Saya juga sempat mengunjungi sejumlah wilayah di Indonsia dengan mengikuti jejak Bung Hatta dari mulai sejumlah koperasi dan masuk lewat Dekopin, Kampus Universitas Bung Hatta di Padang dan rumah Bung Hatta di Bukit Tinggi, serta sejumlah kota untuk sosialisasi 100 tahun Bung Hatta. Kami di tim kerja juga terbantu dengan sejumlah dokumen penting dari Om Des, atau kita kenal sebagai tokoh dokumentar sejarah Des Alwy. Saya ingat Om Des terlibat banyak dalam 100 Tahun Bung Hatta. Ia memiliki dokumentasi foto dan film Hatta yang luar biasa lengkap.

Sosialisasi dan presentasi 100 tahun Bung Hatta selalu dilakukan bersama Adi Sasono, yang dilakukan ke sejumlah menteri,dan lainnya. Bahkan ke sejumlah tokoh penting yang peduli. Jaya Suprana adalah salah satu yang ikut berkontribusi membuat karya “Indonesia Pusaka”. Inilah cikal bakan sejumlah tokoh menyanyi “Indonesia Pusaka” karya Ismail Marzuki untuk dedikasinya kepada Bung Hatta, karya “Indonesia Pusaka” ini selalu di update sampai kini oleh Jaya Suprana, karena yang nyanyi adalah semua kalangan dari presiden sampai tukang becak.

Terakhir saya lihat Jokowi sudah masuk menyanyi Indonesia Pusaka ini. Saya ingat betul Jaya Surana waktu itu bertemu dengan saya di Semarang kantornya yang saat itu juga masih menjadi markas MURI. Karya ini lahir luar biasa dari 100 Tahun Bung Hatta.

Ada yang menarik saat saya dalam event besar 100 tahun Bung Hatta dimana sering bertemu juga dengan Irman Gusman tokoh yang belakangan sangat penting, ia pengusaha dan berlajar banyak sama Adi Saso dalam politik.

Irman adalah tokoh Sumbar, yang juga ikut dengan 100 Tahun Bung Hatta saat itu ada juga tokoh minang pemimpin Gebu Minang Fasli Djalal. Konsep kerja setahun dalam 100 Tahun Bung Hatta melakukan rangkaian diskusi Hatta terus bergulir LP3ES menerbitkan buku Hatta, Gramedia juga. Konsep ekonomi kerakyatan yang diusung juga membuat sejumlah media berpartner Republika saat itu Erick Tohir yang pertama dukung, Erick belum kesohor seperti sekarang. Lalu datang dari MetroTV, Kompas, Pikiran Rakyat dan lainnya. Kompas pernah menulis kisah di halaman  depan untuk soal sepatu Bally dari cerita keluarga Hatta yang unik.

Konsep dari 100 tahun Bung Hatta adalah Cara baik Bung Hatta Santun, Jujur, Hemat adalah yang di buat kantor saya saat itu.

Bagi saya kini setiap Juli adalah memperingati hari Koperasi tak lepas dengan ‘Mengenang Bung Hatta’ yang lahir 12 Agustus 1902 dan lalu mengingatkan saya tentang bagaimana Adi Sasono adalah penyambung Hatta dalam masalah meningkatkan usaha kecil menengah (UKM) sedang Hatta adalah nilai Koperasi sehingga cita-cita Hatta untuk kerakyatan dalam ekonomi diejawantahkan oleh Adi Sasono. Dr. (H.C.) Drs. H. Mohammad Hatta adalah negarawan dan ekonom Indonesia yang menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia semoga saja cita-cita akan diteruskan oleh para kadermu di Dekopin atau di kemnterian Koperasi yang saat ini. Selamat hari Koperasi. Tabik!!***

Aendra Medita /ist

AENDRA MEDITA, pemimpin Redaksi JAKARTASATU.COM