Jaksa Agung Ingatkan IAD Terapkan Pola Hidup Sederhana dan Bijak Bersosial Media

48
Jaksa Agung Burhanuddin Ketua Pengawas Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) | IST
Jaksa Agung Burhanuddin Ketua Pengawas Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) | IST

JAKARTASATU.COM – Jaksa Agung Burhanuddin selaku Ketua Pengawas Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) mengingatkan kepada seluruh anggota IAD untuk senantiasa menerapkan pola hidup sederhana, hindari gaya hidup yang hedonis yang suka memamerkan harta benda secara berlebihan, serta menjaga gaya berpakaian dengan mempertimbangkan etika, sopan santun dan kearifan lokal masyarakat.

“Saya tidak melarang ibu-ibu memiliki barang-barang mewah ataupun hidup berkecukupan. Namun sebagai Aparatur Sipil Negara, kita dituntut harus bisa menjadi contoh dan panutan masyarakat, sikap perilaku dan gaya hidup kita sehari hari akan selalu dinilai oleh masyarakat. Oleh karena itu, besar harapan saya kepada ibu-ibu para anggota IAD sekalian dapat menjadi motor penggerak sekaligus menjadi etalase gerakan hidup sederhana sehingga dapat menjadi contoh yang baik dan layak ditiru oleh masyarakat,” ujar Jaksa Agung.

Jaksa Agung juga mengingatkan untuk selalu berhati-hati dan bijak dalam bermedia sosial. Media sosial memang sudah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari hari dan media sosial merupakan dunia tanpa batas yang hadir dalam genggaman tangan.

“Media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sosial kita dimana setiap postingan kita akan diakses dan dimonitor publik tanpa filter, artinya apapun yang kita lakukan di dunia maya pada dasarnya kita sedang mengiklankan diri kita untuk di profil dan dinilai masyarakat,” ujar Jaksa Agung.

Oleh karena itu, Jaksa Agung berpesan untuk hati-hati dan tetap jaga etika moral dalam pergaulan dunia maya. Kehati-hatian dalam penggunaan media sosial sangatlah penting mengingat jejak digital tidak bisa dihapus dan para ibu-ibu harus dapat memahami bahwa sebagai istri seorang Jaksa, rentan terkena sorotan publik.

“Jangan sampai karena ketidakhati-hatian saudari sekalian dalam menggunakan media sosial kelak menimbulkan dampak negatif baik bagi karir suami saudari maupun bagi institusi,” tegas Jaksa Agung.

Mendukung pernyataan Jaksa Agung, Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Ny. Sruning Burhanuddin menyampaikan dalam momentum yang istimewa ini, sangat berharap kepada seluruh pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini di seluruh Nusantara agar terus menjaga dan menjunjung tinggi marwah organisasi melalui sikap dan perilaku terpuji.

Untuk itulah sebagai anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Ketua Umum IAD menyampaikan bahwa harus mengimbangi dengan menjaga diri menghindari berbagai sikap perbuatan dan tingkah laku yang bertentangan dengan norma sosial, agama, kesusilaan maupun perbuatan tercela lainnya.

“Kita harus mampu menjadi motor penggerak dan pendukung utama dalam membantu institusi Kejaksaan menjadi tiang utama harapan masyarakat dalam penegakan hukum dan keadilan di republik tercinta ini. Selain itu dalam lingkungan keluarga besar Adhyaksa maupun di lingkungan organisasi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini saya berharap ibu-ibu terus memelihara semangat kekeluargaan, persaudaraan dan solidaritas, kita maksimalkan potensi diri, kemampuan dan pemikiran kita untuk mendukung seluruh program kerja yang telah digariskan bersama demi kemajuan organisasi,” ujar Ketua Umum IAD.

Ketua Umum IAD yakin dan percaya ibu-ibu semua dimanapun berada mampu melaksanakannya. Tunjukan eksistensi dalam tugas dan pengabdian kepada masyarakat Indonesia umumnya dan keluarga besar Kejaksaan khususnya secara konsisten dan sekali lagi, tetap semangat, kuatkan tekad, bangun empati dan peduli, ikhlas serta teruslah berkarya demi bangsa dan Negara Republik Indonesia yang tercinta.

Pernyataan disampaikan oleh Jaksa Agung Burhanuddin dan Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Ny. Sruning Burhanuddin pada Acara Hari Ulang Tahun XXII Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Tahun 2022 bertempat di Aula Gedung Menara Kartika yang dihadiri baik secara dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring) diantaranya Wakil Jaksa Agung Dr. Sunarta, Para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, para pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini di seluruh Indonesia. | RED-JAKSAT