TIGA KALI BERUNTUN RAKYAT DIGEBUK REZIM WIDODO

308
Adhie M Massardi

JAKARTASATU.COM — Kenaikan tarif ojol merupakan rangkaian dari kebijakan rezim Widodo menaikkan harga BBM yang betul-betul bikin tidak sehat bagi rakyat. “Dalam sekali gebrak ini rezim membuat “hattrick” jebol pertahanan ekonomi rakyat,” ujar mantan Juru bicara Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) Adhie M Massardi kepada Jakartasatu.com, Ahad 11 September 2022.

Adhie M Massardi menyebut ada tiga faktor,

1. Kenaikan harga BBM yang cukup besar membuat pengeluaran masyarakat tambah berat.
2. Kenaikan harga BBM memicu kenaikan harga kebutuhan hidup, khususnya sembako.
3. Kenaikan tarif ojol pukulan ketiga yang akan bikin rakyat KO.

“Sebab harga yang sudah naik akan naik sekali lagi menyesuaikan dengan tarif ojol. Sebab sekarang hampir semua orang belanja lewat ojol,”jelasnya.

Kita tahu, perekonomian masyarakat masih dalam keadaan sekarat akibat dua tahun tenggelam dalam pusaran Covid-19. Belum juga sehat, sudah digebug rezim, tiga kali berturut-turut, lanjutnya.

Ini memang kebijakan yang sangat tidak adil. Sangat jauh menyimpang dari Konstitusi UUD 1945 dan falsafah Pancasila, khusunya butir Keasilan Sosial bagi Seluruh Rakyat.

“Maka tak heran jika kebijakan ini akan mendapat perlawanan rakyat semesta. Dari semua lapisan masyarakat. Sebab nyaris tak ada yang diuntungkan dari serangkaian kenaikkan harga ini,” pungkasnya. (YOS/JAKSAT)