Edy Mulyadi Divonis 7 Bulan 15 Hari Kasus Jin Buang Anak

36

JAKARTASATU.COM –  Sidang vonis kasus Edy Mulyadi yang ke 27 kali digelar hari ini di Pengadilan Negeri jalan bungur kemayoran Jakarta Pusat. Edy Mulyadi divonis 7 bulan 15 hari penjara terkait kasus ‘tempat jin buang anak’. Sidang minggu lalu 1/9/22 Edi Mulyadi dituntut 4 tahun penjara melanggar UU NO 1/1946 Tentang peraturan hukum pidana menyebarkan berita bohong sehingga membuat keonaran di masyarakat.

Ahmad Yani SH pengacara Edy Mulyadi mengatakan, Pasal 14 dan 15 ayat 1UU no 1/1946 keonaran, dalam pasal ini tidak terbukti. Alhamdulillah akhirnya Hakim memutuskan Edy Mulyadi bebas. Hakim “Memerintahkan terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan,”.

Andrianto – Aktivis pergerakan yang juga sahabat Edi Mulyadi menghadiri langsung persidangan vonis Edi Mulyadi menyesalkan tetap divonisnya Edi Mulyadi, ada ambiguitas hakim.

Andrianto memgatakan, “Saya yang mengenal baik Edi Mulyadi sebagai aktivis sekaligus wartawan kritis, malah lebih dahulu mengenal Edy Mulyadi sebagai wartawan ekonomi yang kritis terhadap kebijakan ekonomi dari era SBY dan kini di era Jokowi.”

“Tapi herannya di era Jokowi baru kena pidana padahal Edy Mulyadi sama saja kritisnya dari dulu.” imbuh Andrianto

“Vonis Edy Mulyadi ini mirip dengan vonis Syahganda dan Jumhur yakni pasal karet yang disukai penguasa. Di era Jokowi sudah puluhan yang terjerat UU ITE. Setelah era reformasilah baru era kini hukum karet diberlakukan.” tutup Andrianto.| YOS – JAKSAT