Jika Tuntutan Tak Dikabulkan Buruh Minta Presiden Undurkan Diri

11
Aliansi Aksi Sejuta Buruh (ASSB) menggelar konferensi pers pada 16 September 2022 di sekretariat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jalan Taman Cilandak Raya, Jakarta Selatan. | YOS-JAKSAT
Aliansi Aksi Sejuta Buruh (ASSB) menggelar konferensi pers pada 16 September 2022 di sekretariat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jalan Taman Cilandak Raya, Jakarta Selatan. | YOS-JAKSAT

JAKARTASATU.COM – Aliansi Aksi Sejuta Buruh (ASSB) menggelar konferensi pers pada 16 September 2022 di sekretariat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jalan Taman Cilandak Raya, Jakarta Selatan.

Dalam konferensi pers, Arif Minardi selaku Presidium ASSB mengatakan akan menggelar aksi demo di Istana Negara, Jakarta Pusat pada 10 Oktober 2022.

Aksi tersebut ditargetkan mencapai 300 ribu buruh dari Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat yang setidaknya tergabung dalam 40 konfederasi serikat buruh.

Adapun tuntutan yang akan dilayangkan kepada Pemerintah adalah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM), mencabut Omnibus Law cipta kerja, dan batalkan RUU-KUHP.

Tuntutan lainnya adalah transparansi terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena hal tersebut sangat fatal akibatnya.

Arif mengatakan kalau tuntutannya tidak dipenuhi, maka kaum buruh akan meminta Presiden untuk mengundurkan diri karena sudah tidak mampu bertanggung jawab.

Dan dalam jumpa pers, Arif juga mengisyaratkan agar pemerintah tidak meremehkan masyarakat dan terkhusus buruh. | YOS-JAKSAT