Wawancara kedua dengan Gde Sriana setelah muncul Dewan Kopral Vs Dewan Kolonel

24

Wawancara kedua dengan Gde Sriana setelah muncul Dewan Kopral Vs Dewan Kolonel

Seperti saya bilang sebelumnya, klo Dewan Kolonel adlh inisiatif loyalis Puan, yang gak sabar karena Megawati belum juga umumkan atau setidaknya ngasih clue siapa Capres PDIP.

Nah, akhirnya ini memprovokasi loyalis GP untuk merespon dengan bentuk Dewan Kopralnya.

_Apakah ini sebagai bentuk perlawanan GP?_

Saya kira bukan ya. Saya melihat GP masih tidak punya keberanian mendahului Megawati dengan declare mau nyapres. Resiko buat dia juga besar. Lihat aja kader-kader yang pernah melawan Megawati karir politiknya berakhir. Ini semacam keyakinan konstituen di kantong-kantong suara PDIP. GP masih menahan diri dari desakan loyalisnya. Dia kan masih bisa jadi menteri nantiny jika PDIP berkuasa lagi. Apalagi banyak dukungan dari luar partai kepada GP, ini tentunya bikin Megawati sangat tidak suka.

_Bagaimana dampaknya pada internal PDIP?_

Kita bisa amati ucapan Hasto yang tegak lurus ke Ketua Umum, tentang Dewan-dewanan ini…kan gak serius, gak struktural partai. Artinya ya dibiarkan aja bermain sambil bersaing. Artinya Megawati tetap akan menonton, dan pada saat yang tepat nanti jelang pencalonan resmi, biasanya baru umumkan.

_Apakah GP akan berani nyapres dengan partai lain jika bukan dia yang dicalonkan PDIP?_

Saya kira dia gak berani, meskipun partai lain seperti Nasdem masukkan dia salah satu Capres muda terbaik. Ini kan masih jauh. Partai-partai kan juga masih menjajaki belum final. Nasdem juga kan nyebut 3 nama Capres. Klo hanya dukung 1 calon itu baru bisa dibilang final. Elit partai Politik kita kan sering bertindah tiba-tiba sesuai dorongan material dan jabatan. Jadi ini masih permainan panjang. Saat ini saya nilai hanya untuk naikkan bargain position aja terhadap parpol besar. Juga untuk naikkan elektabilitas partai. Misalnya Nasdem dapat keutungan partainya akn lebih diterima di kantong-kantong suara pemilih Islam dengan cara mengusung Anies, terlepas nantinya jadi atau gak jadi ngusung Anies.***