Rocky Podcast bareng Luhut? Bukan hal yang mengherankan, kalau paham geneologi politik

40
Hendrajit, Pengamat Geo Politik Dunia/ ist

Oleh Hendrajit

Rocky Podcast bareng Luhut? Bukan hal yang mengherankan, kalau paham geneologi politik berikut ini.

Luhut Panjaitan punya adik perempuan, namany Kartini. Kalau nggak salah, dari Antropologi UI.

Karena sama sama di UI, Kartini ketemu sama mahasiswa fakultas ekonomi UI, namanya Sjahrir atau bang Ciil. Ciil dalam gerakan mahasiswa 1974, sudah dosen muda FE UI dan merupakan mentor para mahasiswa 1974 seperti Hariman Siregar, Yusuf AR, Judil Heri Justam, Theo Sambuaga dll.

Masuk ke era 1980, Sjahrir makin dikenal reputasinya sebagai ekonom yang kritis pada pemerintahan Suharto. Dan mahzab ekonominya neoliberalisme. Meski putra minang satu ini memandang dirinya sosialis liberal.

Bagi para mahasiswa 1980an, termasuk saya, yang mengubah model pergerakan mahasiswanya ke dalam kelompok studi, akibat adanya larangan bagi mahasiswa berpolitik, maka para mantan aktivis mahasiswa 1974-1978 yang pada era 1980an banyak yang jadi intelektual mapan, banyak menjalin kontak dengan para aktivis mahasiswa 1980an.

Antara lain adalah Rocky Gerung, Vedi Hadiz, Denny JA, Harry Wibowo dan Taufik Rahzen.

Mereka2 ini uniknya, lebih menonjol di luar kampusnya masing-masing daripada di intern kampusnya.

Selain dengan Sjahrir, para eksponen 1980an ini menjalin kontak dengan beberapa mantan aktivis 1966an-1970an seperti Marsilam Simanjuntak, Rahman Tolleng, Hari Achmadi, Adi Sasono, Sarwono Kusumaatmadja, dan Eki Syachrudin.

Namun kembali ke Rocky Gerung dan Luhut Panjaitan, dimana konektivitasnya? Gini. Meski bang Ciil menjalin kontak dengan para aktivis mahasiswa 1980an, dengan Rocky Gerung lah Cill hubungan keduanya bukan saja erat, tapi solid. Sudah kayak soulmate. Entah kemistri apa yang melekatkan keduanya.

Saking erat hubungan mentor dan junior antar keduanya, Ciil dan Rocky mendirikan Sekolah Ilmu Sosial.

Saat Suharto lengser dan reformasi, Sjahrir mendirikan ormas Perhimpunan Indonesia Baru, yang kemudian dikembangkan jadi Partai Perhimpunan Indonesia Baru.

Di kedua organ besutan Sjahrir ini, Rocky Gerung ikutserta sebagai pemain aktif. Menariknya di organ inilah, ikut bergabung salah satu alumni Ikatan Mahasiswa Jakarta(IMADA), yaitu Basuki “Ahok” Tjahya Purnama. Yang kebetulan Rocky juga alumni IMADA.

Saat sedang intens mengelola Partai Perhimpunan Indonesia Baru, bang Ciil wafat. Maka sejak itu, meski kepempinan partai dilanjutkan Kartini, isteri almarhum, namun partai ini sudah kehilangan ruhnya.

Rocky tetap jadi intelektual bebas dan akademisi di fakultas filsafat UI, adapun Ahok kemudian rajin gonta ganti partai sebagai politisi. Sampai akhirnya bisa jadi bupati Bangka Belitung dan Gubernur DKI.