Tewasnya 174 supporter Stadion Kanjuruhan, Tanggung Jawab Siapa ?

29

Kasus tewasnya hampir 174 orang & 323 luka2, supporter sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Malang, meninggalkan trauma bagi ratusan keluarga yg anggota keluarganya tewas dan luka2. Kejadian ini dipicu adanya supporter yg masuk lapangan dan tembakan gas air mata. Kepanikan terjadi pintu keluar konon kabarnya hanya 1 yg terbuka, lainnya dikunci.

Dari salah satu video kelihatannya regu Brimob menikmati kejadian ini, seolah seperti perang di Gaza. Artinya mereka sadar apa yg mreka perbuat. Ada lagi video yg memperlihatkan anggota TNI mengejar, memukul dengan tongkat dan menendang supporter.

Sungguh mengerikan dan prihatin apa yg mereka pelajari selama di Kepolisian dan tentara ?Menganggap supporter itu musuh ? Sehingga harus diperlakukan seperti itu ? Musuh yg nyata didepan mata seperti OPM dan komunis malah dijadikan saudara. Sepertinya ada yg tidak beres dalam pendidikan dan doktrin.

Dari polling selama *27 jam* sejak jam 19:19 tgl 02 – 19:19 tgl 03 Oktober 2022, hasilnya menunjukan mayoritas persepsi masyarakat 88,7 %, *kejadian ini merupakan tanggung jawab polisi*.

Lengkapnya sbb. :
Kasus Stadion Kanjuruhan menelan korban tewas lebih dari 174 orang, siapa bertanggung jawab

1. Polisi : 260 Suara 88.7%
2. Panitia Pelaksana : 13 Suara 4.4%
3. PSSI : 13 Suara 4.4%
4. Supporter : 7 Suara 2.4%
*Total: 293 suara*

Walaupun jumlah suara responden hanya 293 orang, tapi responden ini tersebar dari Banten sampai Jawa Timur dari berbagai kalangan.

Semoga hasil polling pendapat ini bermanfaat bagi semua pembaca dan khususnya untuk Kepolisian supaya mawas diri dan berubah menjadi aparat sipil bersenjata yg lebih humanis. Ada baiknya untuk mengamankan acara serupa dan demo, personil kepolisian tidak lagi dilengkapi dengan senjata apaun termasuk gas dan peluru karet.

Bandung, Oktober 2022
Memet Hakim
Pengamat Sosial
Ketua Apib