CABE (Catetan Babe*): BK Jaga Martabat Depan Presiden Rusia

28
Photo poster film The cranes are flying | IST
Photo poster film The cranes are flying | IST

Mungkin th 1964 saya nonton di Globe Ps Baru film Rusia The cranes are flying yang dibintangi Tatiana Samoilova. Ia wafat dlm usia 80. Dalam usia seperti itu jejak kecantikan masih membekas di tepian wajahnya. Dramaturgi scenario film mengalir dalam mimik dan total gesturenya seraya vocal presentationnya memberi dukungan kuat pada actingnya. Tak heran dalam kunjungan BK ke Rusia beliau minta diagenda temu ramah dengan Tatiiana.
Mungkin Ruski sudah mencium BK mulai rapat ke China, pada santapan pagi Presiden Worosilov sindir BK yang bikin BK panas.
Woro: Tuan naksir Tatiana? Moga2 Tatiana juga begitu.
BK: Nyet! Kaga. Kalau saya naksir, dia sudah saya kawinin.
BK tersinggung sekali. Tapi di tangga pesawat mau balik Jakarta BK sambil balik badan lambaikan tangan: Doswidania
Selamat tinggal. Dalam polugri, Bung Karno seterusnya
tinggalkan Rusia dan rapat2 ke China sampai tahun 1965.

Tahun2 terakhir ini pplugri Indonesia juga sama dengan tahun 1964-1965. Dengan Rusia berteman suam2 kuku, dengan China hangat macam ubi matang dikukus. Namun kedua negara itu lagi musibah sekarang.
Cremia bridge anbruk, yang mengancam ambruknya Rusia. Jin Ping sudah 2 minggu tak nampak di ruang publik. Econ China pun yang hiasanya main panjat pinang , sekarang main prosotan.
Amerika? Pidato terakhir Joe Biden, setelah, Cremia, mengesankan USA siap kalau Rusia main nuklir dalam kopnfliknya dengan Ukraine.

Beberapa hari lalu Presiden Jokowi bercerita bahwa ia ditelpon Menkeu USA bahwa sudah 28 negara jadi pasien IMF. Tentu terpapar hutang. Tak dijelaskan apa Indonesia masuk kelompok pasien 28 apa tidak. Mengikut kaidah pemahaman dalam fiqih ada yang disebut mafhum mukhalafah. Dengan metode inj dapat disimpulkan Indonesia dalam negara yang 28. Kalau tidak buat apa Menkeu USA telpon Jokowi.
Ini menambah beban pikiran selain soal diploma yang dituduh palsu.

Tiba2 lagu Skeeter Davis menerkam telinga dari rumah tetangga.

Please help me I’m falling

I can’t help you
I’m falling too

Yah nasib nasib. Salah sendiri , udah tau mereka orang lagi susah, dimintain tulung lagi .

*)Ridwan Saidi.