JARIMANIES, Relawan Mencari Figur Cawapres Anies Baswedan

39
JARIMANIES dan diskusi di Jakarta Pusat/YOS-JAKSAT

JAKARTASATU.COM —  “JARIMANIES” Jaringan Rakyat Indonesia Bersama Anies Baswedan menggelar launching dan sakaligus diskusi publik dengan mengusung tema : ”Mencari Figur Cawapres Anies Baswedan.”

“Pak Anies Baswedan telah sukses memimpin DKI Jakarta. Sehingga bisa membuat Jakarta aman, nyaman, modern dan harmonis. Ditambah tantangan global Indonesia ke depan kita perlu pemimpin yang cerdas, memiliki visi dan narasi serta kemampuan memimpin yang kuat, dan itu ada pada sosok Anies Baswedan,” tutur Rahman Toha yang juga merupakan alumni KAMMI di Up Normal Cafe, Jl. Raden Saleh Jakarta, (13/10/22).

Lebih jauh Rahman Toha menjelaskan tentang maksud dan tujuan dibentuk organ relawan ini, “JARIMANIES dibentuk dengan tujuan untuk memenangkan Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia dan merajut beragam elemen masyarakat untuk bersama mendukung kemenangan Anies Baswedan,” imbuh Rahman yang pernah juga menjadi presma BEM KM UGM 2001-2002.

Setyono juru bicara nasional JARIMANIES, , menyampaikan bahwa Anies harus didampingi oleh cawapres yang elektabilitasnya bagus.

“Diskusi ini adalah langkah awal yang baik untuk mendorong koalisi parpol dalam mendukung Anies Baswedan dan menggali potensi-potensi politik calon wakil anies baswedan,” ungkap Setiyono.

Lanjut Setyono, kita berharap pendamping Anies adalah orang yang bisa menaikkan elektabilitas dan menambah ceruk pemilih bagi Anies Baswedan.

Pipin Sopian Jubir DPP PKS mengungkapkan bahwa kemenangan itu merupakan berkah dan bermartabat. Untuk itu perlu langkah-langkah yangg dilakukan yaitu dikaji, dipelajari.

“PKS punya harapan adanya poros perunahan. Untuk lebih lebih baik diperlukan usaha. Kita ini mau berubah dengan titik apa untuk bisa maju? Indonesia ini masih jauh tingkat kemajuannya dibanding dengan negara-negara maju. Kunci utama dari perubahan itu adalah leadership dimana pemimpin menyamakan arahannya, bagamna ke depan, membangun kesadaran orang-orang untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Maka kita butuh kepemimpinan yang mampu mengarahkan,” bebernya.

Dirasakan pada tahun 2019 adanya pembelahan sangat ketat efek dari 2014. Kalau sekarang kita mengulanginya lagi, ini berbahaya sekali. Maka PKS melawan untuk keadaan ini. PKS mengharapkan sosok yang seperti, sosok yg memiliki integritas. Ini terkait dengan bagaimana bangsa ini akan dibawa, maka sosoknya yang kejujuran.

Sosok pemimpin yang berpotensi untuk menang. Siapa capres yg berintegritas ini akan menang?

Sosok jiwa nasionalis dan religi. Memiliki rasa berbangsa daripada pribadi. Religi, agama dijadikan tempat landasan spiritual.  “Meskipun PKS belum memutuskan siapa capres-cawapres nya, namun PKS berharap kepada sosok yang tersebut. “Apakah sosok itu ada pada Anies ya bisa. Tapi PKS belum memutuskan,”pungkasnya. (YOS/JAKSAT)