CABE (Catetan Babe*): Paham Jakarta

17
Photo bus kota 1970-an | RS
Photo bus kota 1970-an | RS

Beberapa toponim yang sohor di Jakarta:
Tenabang , panggilan bumi. Tomang, dapur umum
Grogol. flora. Pejagalan, lapangan. Slipi, buntelan musafir.
Kemayoran, kebon sayur mayur.
Sunter: aer.
Ayer:: gen. Penyaringan (bukan penjaringan): pertahanan kota. Glodok, batu2 bukit (tambora).
Krukut/krekot jenis rumput.
Gg Chasse (JL PEMBANGUNAN II): GYPSI. Heran?
ANCOL., genangan air.
Luar Batang , di luar labuhan.
Ps Ikan: khas jual ikan
Beos, hunian orang Turki.
Jembatan Dua, jembaran lebar Jembatan Tiga, hunian orang Portugis
Jembatan Mera, Jamba-tana-mera hunian migran Carribea..
Jembatan Lima,
Jamba tana Lima hunian orang Peru.

Toponim ini produk budaya Betawi. Belanda yang baru nongtol kemaren sore merusaknya.
Lanjut:
Tanah Sereal, di Jakarta Barat. Juga Bogor . Tanah ini berstatus desa karena jauh dari labuhan
Tanah Seratus, Jakarta Timur, bebatuan.
Gunung Sari, bukan Sahari. Artinya bukit. Lokasi bukit di Jl Kartini.

Pejambon:
Jambo atau jamba mengingatkan kita pada lagu Caribbea Jamba Laya. Itu artinya hunian. Sama dengan Rawa, misal Rawa Mangun, itu artinya hunian. Kalau rawa-rawa itu tebat. Banyak toponim dengan rawa: Rawa Jelawe, Rawa Bangke, Rawa Kucing, Rawa Bebek, Rawa Buaya. Rawa apa pun dibilang Kampung Rawa. Taoi ada juga Kampung Gedong . Yang penting toponim bukan akronim, kecuali Gg Usdek.
Palmerah itu nama kota tua Lubnan: Palmyra, bukan akronim Palang Merah.
Salemba ikan salem baba2. Salah. Salemba metatesis Selamba, hunian Selam (Islam). Kwitang, baba Kwi jualan kentang. Salah. Kwitang toponim Indochina. Petamburan, empe2 maen tambur. Bukan. Petamburan artiya bukit. Glodok bunyi air grojok2. Aneh. Glodok batu2an bukit. Ridwan Saidi.