Sidang gugatan terhadap dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi ditunda

207

Jakartasatu.com – Sidang perdana gugatan terkait ijazah palsu Jokowi digelar di Pengadilan Negeri I jln Bungur, Jakarta Pusat dengan agenda pembacaan gugatan dari pihak penggugat Bambang Trimulyono yang diwakili oleh kuasa hukum yang terdiri dari Prof Dr. Eggy Di di SH, Juju Purwanto, SH, Ahmad Khozinuddin, Yassin Hasan.

Sidang sidang dimulai pukul sekitar pukul 11.30 di ruang sidang Wirjono Prodjodikoro I lantai 2. Sidang ini dihadiri phak penggugat yang diwakili oleh para pengacara dan tergugat yang diwakili dari perwakilan Kejaksaannya Agung,
Kemudian pihak perwakilan penggugat dan tergugat menyerahkan dokumen kelengkapan kepada hakim.

Sehubungan dengan tidak lengkap dokumen dari pihak penggugat dan tergugat, maka sidang dinyatakan ditunda dan akan dilanjutkan pada Minggu depan hari Senin, taggal 31 Oktober 2022, pukul 10 pagi.

Sebelum sidang ditunda, Prof Eggi menyatakan bahwa : Ini kasus soal personal sidang hukum perdata.

Dalam sidang perdata tersebut, Eggi Sudjana mempertanyakan kehadiran para tergugat yang seharusnya tidak boleh diwakili. Termasuk Jokowi yang diwakili oleh pihak Kejaksaan Agung yang dianggap tidak hadir oleh Majelis Hakim karena tidak membawa surat kuasa.

Dalam siaran pers, Eggy Sudjana mengatakan pada tanggal 31 Oktober kita berharap, saya sudah omong di depan Majelis Hakim, Jokowi harus hadir. Apabila Jokowi tidak hadir juga, Hakim kita berharap memutuskan dengan pasti ijazahnya palsu,”.

“KSP mau membantah atau apa, silakan ke sini. Siapa yang jagoan-jagoan lawyer itu kan, lawyer dikasih kuasa, lawan kita.” kata Eggy.

“Jadi, itu yang harus diberikan edukasi hukum. Ini bukan sok jago-jagoan, tapi hak hukum. Oleh karena itu, sudi kiranya Presiden Jokowi yang terhormat, mengertilah hukum dan taatilah hukum sesuai sumpah jabatan anda, Pasal 9 Undang-undang Dasar 1945 mengatakan Presiden dan Wakil Presiden akan menjalankan Undang-undang sebaik-baiknya dan selurus-lurusnya bagi Nusa dan bangsa. Tapi kenapa digugat gak datang?. Berarti anda mengingkari sumpah anda sendiri.” pungkas Eggy. (Yoss/jaksat)