Gerakan Nasional Pembela Rakyat Aksi 411 di Monas

69

JAKARTASATU.COM — Sejumlah organisasi massa yang tergabung dalam GNPR (Gerakan Nasional Pembela Rakyat) gelar aksi di Patung Kuda Arjuna, Monas Jakarta Pusat. Massa sebagian longmarch dari Istiqlal dan dari beberapa wilayah berdatangan menyusul. Aksi ini bertajuk AKSI DAMAI, MONUMENTAL, KONSTITSIONAL DAN DILINDUNGI UU AKBAR 411 pada Jum’at, 4 November 2022.

Dalam orasinya salah seorang dari GNPR menyampaikan :

PERTAMA : Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu melaksanakan hak check & balance terhadap jalannya pemerintahan melalui antara lain aksi turun ke jalan sebagai konsekuensi negara berdemokrasi sesuai amanat konsitusi yang tertuang dalam Pasal 21 Deklarasi Universal HAM 10 Desember 1948 yang telah diratifikasi oleh UU No 39/1999 bahwa setiap orang berhak untuk turut serta dalam pemerintahan negerinya sendiri dan kemauan rakyat harus menjadi dasar kekuasaan pemerintah;

KEDUA : Bahwa Pasal 28 E ayat (3) UUD 1945 jelas menegaskan dan menjamin hak rakyat dan masyarakat untuk berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat;

KETIGA : Bahwa GNPR dan rakyat telah beberapa kali turun ke jalan menyuarakan aspirasi rakyat atas berbagai kebijakan dan keadaan yang ditimbulkan oleh pemerintah yang harus segera dibenahi dan diperbaiki untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik namun seluruh aspirasi tersebut tidak pernah digubris dan diindahkan.”

“Maka dari itu kami berpendapat dan meyakini bahwa hal ini dikarenakan gagalnya pemerintahan yang dikepalai oleh yang terhormat Presiden Joko Widodo dalam membawa kehidupan rakyat ke arah yang lebih baik dalam kondisi saat ini,” kata orator Habib Muhammad Ali bin Abdul Amar Atthas saat aksi demo.

KEEMPAT : Bahwa oleh karena itu kami menuntut Yang terhormat Presiden Joko Widodo dengan Legowo untuk mundur sesuai Ketetapan MPR Nomor VI/MPR/2001 Tentang Etika Politik dan Pemerintahan.

KELIMA : Bahwa permintaan logis kami tersebut adalah suatu hal yang lumrah dalam kehidupan berdemokrasi dan dilindungi.

KEENAM : Oleh karena itu sekali lagi kami mengajak segenap elemen bangsa yang cinta tanah air dan bangsa untuk turun ke jalan pada hari Jumat 411 guna menyampaikan aspirasi mulia ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kita sebagai rakyat atas masa depan bangsa dan anak cucu kita.

Sekali lagi, kita menuntut apa? Kata orator, dan massa menjawab serempak dengan nada nyanyian: “Jokowi turun… Jokowi turun…Jokowi turun. (YOS/JAKSAT)