Kudeta Konstitusi adalah Pengkhianatan

91

Oleh Andrianto/Salah satu pelaku Reformasi 98.

Semua daya diupayakan agar Rezim Jokowi ini tetap lanjut. Para Oligarki yang berpesta pora selama 8 tahun ini nampaknya belum cukup wareg. Mengelabui Rakyat dengan beking hukum melalui UU Minerba, UU IKN, UU Omnibuslaw ,dll semua dalam rangka kepentingan merampok resource semata.

Bisa diperkirakan modal oligarki sangat besar dikeluarkan untuk menjadikan rezim ini kuasa, dan nampaknya belum cukup membuat meraka puas puaskan.

Setelah tanda tanda the next boneka makin jauh harapan dari tiket Pilpres, maka politik chaostik akan dilakukan.

Apapun taruhannya kalau sang the new boneka gagal pentas, maka diarahkan mending tidak ada pemilu.

Apakah Rakyat akan berdiam diri?

Nampaknya jarum sejarah akan berputar. Semua elemen Pro Reformasi mesti siap siaga kembali.
Taruhan Reformasi akan jadi demarkasi kita terhadap anasir-anasir rezim Pengkhianat.

Kita, rakyat dan segenap pergerakan dll, semuanya mesti kita konsolidasikan.

Haqul yakin rakyat para pendukung konstitusi masih masih jauh lebih besar. Kejadian di Peru bisa saza akan terjadi di Indonesia.

Rakyat Indonesia harus selalu bangkit berjuang dan melawan para pengkhianat.(y)