KPU Harus Diaudit

54

JAKARTASATU — Wakil Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA), Mangapul Silalahi mengatakan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI diaudit. KPU diduga melakukan manipulasi dalam proses verifikasi faktual partai politik (parpol) peserta pemilihan umum (Pemilu) 2024,” kata Mangapul pada acara diskusi publik yang bertajuk “Konsolidasi Demokrasi Aktivis ’98: Audit KPU RI”, di Jakarta, Jum’at, (16/12).

Mangapul mengatakan sudah saatnya lembaga yang dipimpin Hasyim Asy’ari itu harua dilakukan audit.

“Audit KPU, hentikan proses Pemilu saat ini,” tegasnya.

Wakil ketum PRIMA ini mempersoalkan ketika partisipasi rakyat dalam Pemilu lalu ternegasikan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

“Bagaimana mungkin partisipasi politik, kedaulatan rakyat itu hukum tertinggi dinegasi oleh Sipol yang tidak diatur secara tegas dalam undang-undang. Dia hanya sebagai alat, sebagai tools untuk melakukan verifikasi,” imbuhnya.

Kemudian Mangapul menjelaskan partainya juga pernah menggugat sengketa ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI setelah dinyatakan tak lolos verifikasi administrasi.

“Kami sudah menempuh jalur, Bawaslu memerintahkan KPU untuk mengakomodir, dan mekanisme itu sudah kami ikuti meski nyatanya keputusan Bawaslu tidak dilaksanakan oleh KPU,” ujar Mangapul.

Terakhir, PRIMA pun dinyatakan tidak lolos sebagai peserta Pemilu 2024 pada 14 Desember 2022 lalu serta adanya dugaan manipulasi.(Yos/jaksat)