Anies Baswedan Memberikan Kuliah di Hogwarts Divinity School, Oxford University

118

JAKARTASATU.COM — Mantan Gubernur Anies Baaswedan usai melangsungkan upacara pengangkatan sebagai Founding Member of International Advisory Board at the Institute of ASEAN Studies at the University of Oxford, ia diminta memberikan kuliah tamu soal ASEAN dan masa depannya. Ia memberikan Kuliah Tamu di Hogwarts ruangan bersejarah pada gedung Divinity School di Oxford University

“Sebuah kehormatan diundang memberikan kuliah tamu di salah satu universitas terlama di dunia, dan mereka sengaja selenggarakan kuliah tamu ini di sebuah lokasi yang amat prestisius.” tulis Anies di akun Instragramnya, 13 Januari 2023.

“Kuliah tamu ini dilaksanakan di salah satu gedung bersejarah yaitu Divinity School di Universitas Oxford. Universitas ini bukan hanya tertua, tapi juga terlama. Ada banyak universitas tua tapi kini punah dan cuma cerita sejarah, hanya sedikit tetap tumbuh dan berkembang sampai hampir seribu tahun, salah satunya Universitas Oxford.” jelasnya

Kemudian Anies menceritakan bangunan gedung bersejarah Divinity School di Universitas Oxford.

“Bangunan yang mulai digunakan sejak 1483 ini merupakan salah satu bangunan tertua di kampus ini. Proses pembangunannya saja perlu 60 tahun. Pada awalnya ruangan ini digunakan untuk kuliah, ujian lisan, dan diskusi tentang teologi, bahkan ruangan ini pula yg digunakan sebagai ruang parlemen Inggris era 1620-1640an.”

Selain itu Anies juga memberikan gambaran perbedaan gedung ruangan kuliah masa dulu dan masa sekarang.

“Pada masa itu, mahasiswa yang diuji berada di satu sisi, sementara dewan guru besar/dosen duduk di sisi seberangnya mencecar dengan pertanyaan dan kritik. Itulah sebabnya disebut sebagai defense dan istilah Dissertation Defense, dimulai di ruangan ini.”

“Pada masa sekarang, ruangan bersejarah ini hanya digunakan untuk upacara dan acara universitas penting lainnya.”

Lanjut Anies, “Menuju ruangan ini, ada selasar panjang yang dijadikan lokasi pengambilan gambar pada film Harry Potter.”

“Sebagian besar dari hadirin belum pernah masuk ke ruang bersejarah ini, bahkan dosen dan mahasiswa Oxford pun banyak yang baru pertama kalinya masuk ke ruangan ini.” tutupnya. (YOS/JAKSAT)