Widya Nandini Raih Doktor Sains Manajemen ITB

154

JAKARTASATU.COM  — Widya Nandini (26 tahun) dinyatakan lulus dengan predikat cum laude  dalam Sidang Doktor Sekolah Pascasarjana ITB di Gedung Annex ITB, Jumat sore, 13 Januari 2022.

Nandini berhak atas gelar doktor bidang sains manajemen dengan IP (indeks prestasi) 3.85. Dia tercatat sebagai peneliti senior The KPI Institute (Key Performance Indicator) Australia.

Di hadapan sidang yang dipimpin Prof. Dr. Dermawan Wibisono, M.Eng. — promovenda Nandini berhasil mempertahankan disertasi berjudul A Social Learning Theory Perpective: The Mechanism of Work Engagement, Active Learning and Individual Adaptive Performance in Creative Industries (Case of Media and App Development Companies).

Widya Nandini/ist

Pimpinan sidang didampingi duet pembimbing, Prof. Dr. Aurik Gustomo, ST, MT dan Dedi Sushandoyo, Ph.D. Hadir mengamati Prof. Dr. Mont M. Zaki, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan & Penjaminan Mutu — Sekolah Pascasarjana (SPS) ITB.

Promovenda lancar, tangkas dan lugas menjawab pertanyaan tim penguji. Dua di antara secara langsung oleh Achmad Ghazali, ST, MAB, Ph.D, dan Dr. rer. Pol. Eko Agus Prasetio, ST, MBA. Penguji eksternal secara _online_ oleh Prof. Dr. Anis Ellyana, SE, MSi. — dari Fak. Ekonomi & Bisnis Unair Surabaya. Penyampaian materi disertasi dan tanya-jawab pengujian dilakukan dalam bahasa Inggris.

Dr. Widya Nandini yang lahir di Solo, 23 Juni 1996 berpendidikan strata-1 di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, 2016. Selanjutnya menempuh program S-2 (master of Science) di Universitas Indonesia pada 2018. Setahun kemudian ke Sekolah Bisnis & Manajemen (SBM) ITB 2019-2022.

Proses sidang promosi gelar dokter Dini, sapaannya — disaksikan kedua orangtuanya — Parno dan Dewi Handayani. Juga keluarga bibi dan pamannya, Unggul, Endang, Sari dan Aan. Mendampingi Dini, sang suami — Bayu Sutanto (28) dan buah hatinya, Satriya Gagah Abiyasa (1,5 tahun).

Capaian strata-3 Dini mendahului kejaran suaminya yang tengah berproses di Universitas Manchester, sejak setahun lalu. Usai gelar doktor dari SPS ITB, Dini akan terbang ke Inggris — mendampingi sang suami selama menempuh gelar Ph.D.

Usai pernyataan lulus Doktor bidang sains manajemen ITB, Prof. Dr. Aurik Gustomo, ST, MT menyampaikan pesan. Nandini dinilainya sangat percaya diri. “Nandini telah berhasil menyelesaikan jenjang tertinggi dalam pendidikan. Hendaknya kian rendah hati, seperti Ilmu padi,” petuah Aurik. Tepuk tangan dan apresiasi mengakhiri prosesi. ***

iW, Bandung.