JAKARTASATU.COM — Hasyim Asy’ari, Ketua KPU RI sudah mengakui tuduhan pelecehan seksual yang ia lakukan terhadap Hasnaeni, Ketua Umum Partai Republik Satu, Senin (13/3/2023)

Dalam hal ini, ketika kuasa hukum Hasnaeni, Andi Bashar menyampaikan kepada media setelah ikut serta dalam sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu (KEPP) sebagai pengadu di Kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Ya, diakui (tuduhan kepada Hasyim), dan itu saya sangat salut dengan kepiawaiannya. Apalagi tadi, salah satu komisioner DKPP luar biasa, pertanyaan-pertanyaannya. Sangat signifikan. Ibu Dewi ya. Sangat signifikan. Dan bisa membuka semua tabir apa yang sudah dibangah oleh Pak Hasyim Asy’ari ya, Ketua KPU,” tutur Andi, Kuasa Hukum.

DKPP telah mengadili Hasyim, Senin (13/3/2023) dengan dua perkara sekaligus. Tentunya sangat berkaitan dengan Hasnaeni. Sidang berjalan secara tertutup pukul 10.00 WIB – 16.00 WIB.

Pihak Hasnaeni berharap dengan berlangsungnya sidang kali ini, DKPP dapat memberikan hasil keputusan dengan adil.

“Makanya, kami memohon komisioner DKPP bisa memutuskan secara adil dan presiden bisa melihat ini, mendengar ini, dan mengambil keputusan. Kami sih berharap Ketua KPU (jabatan) dicopot,” tambahnya.

Andi sangat tegas atas kejadian ini dan berharap besar kepada DKPP. Tak luput juga menyebut peran presiden dalam keberlangsungan kasus pelecehan yang mengenai Hasnaeni.

(INJ / CR JAKSAT)