JAKARTASATU.COM — Perwakilan 5 organisasi profesi (OP) Kedokteran melakukan aksi demo di DPR pada 5 Juni 2023. Aksi berlangsung dari pagi dan akhirnya diterima Irma Chaniago anggota Panja RUU Kesehatan Dari fraksi Nasdem.

Dari 5 OP mempermasalahkan kurangnya transparansi dalam proses pembahasan RUU.
Selain itu disesalkan rencana pencabutan UU yang selama ini mengatur profesi kesehatan seperti UU Praktik Kedokteran, UU Keperawatan, dan UU Kebidanan. Sedangkan pada RUU Kesehatan banyak Hal yang sudah diatur dengan UU tidak tercantum.

“Pada RUU Kesehatan inisiatif DPR banyak usulan organisasi profesi yang diakomodasi tapi kemudian pada DIM Pemerintah ternyata tidak dicantumkan bahkan diubah sehingga tidak sesuai dengan aspirasi organisasi profesi,” ujar  Biro Hukum Dan kerja dan PB PDGI DR. drg Paulus Januar Setyawan kepada redaksi Jakartasatu.com 5 Juni 2023.

Dalam hal ini tuntutan bukan demi organisasi profesi tapi demi kepentingan Kesehatan masyarakat yang dilayani. “Dengan demikian diharapkan pembahasan RUU Kesehatan dihentikan dahulu agar dapat dilakukan pembahasan secara mendalam supaya tidak menjadi Hal yang tidak diinginkan,”ungkapnya lagi.

Sementara itu Irma Chaniago menyampaikan bahwa pembahasan terus berproses dan tidak dapat dihentikan. Dikemukakan bahwa dalam pembahasan Dari pihaknya menyatakan tidak dapat menerima liberalisasi di bidang Kesehatan. “Selanjutnya bagi tenaga Kesehatan tidak dapat dilakukan Kriminalisasi. Kemudian diharapkan UU bermanfaat bagi tenaga Kesehatan,”ujar Politikus Nasdem ini.

Dari PDGI menyampaikan secara langsung agar penjabaran dalam pasal pasal merupakan Hal yang penting serta tidak terbatas dalam pernyataan yang bersifat umum. Sedang Dari IDI mengharapkan dijalankan partisipasi yang bermakna dalam pembahasan UU.

Selain bahwa proses pembahasan RUU Kesehatan akan terus dijalankan, Irma Chaniago juga mengemukakan mengenai organisasi profesi. Menurutnya organisasi profesi tidak dapat dalam bentuk Wadah tunggal sebagaimana yang dikehendaki organisasi profesi seperti yang selama ini sudah berlaku.

Dari pantauan dilangan massa aksi demo menyatakan sikap menghadapi perkembangan pembahasan RUU Kesehatan yang akan diteruskan serta belum sepenuhnya tercapai titik temu. “Dari orasi yang disampaikan di hadapan massa aksi dikemukakan bila pembahasan RUU Kesehatan tidak dihentikan akan dilakukan aksi cuti pelayanan oleh tenaga Medis Dan Tenaga Kesehatan se Indonesia,” demikian tuntutan aksi. (YOS/JAKSAT)