Syahganda Nainggolan : Salam 4 Jari Dibawa Rakyat

JAKARTASATU.COM— Syahganda Nainggolan mengatakan berangkat dari judul  “Pertarungan Hidup Mati Berebut Tahta Presiden” dalam dialog di TV One catatan demokrasi, Tahta Presiden RI ini sebenarnya istilah untuk KingDom. Selasa, 30/1/2024

“Saya berkali-kali dialog dengan Pak Anies dan sesekali dengan Pak Muhaimin. Saya mengenal keduanya jauh tahun-tahun lalu  tahun 80an sebagai tokoh gerakan mahasiswa ketika kami sama-sama mahasiswa,”

Bagi kami kata Syahganda tidak ada ingin merebut Tahta dengan mati-matian. Yang saya lihat mati-matian berebut tahta itu Pak Jokowi dan Prabowo

Syahganda menegaskan paslon 01  ingin tetap mempertahankan demokrasi,  membangun demokrasi yang sehat. Beradu untuk mengabdi kepada rakyat. Bagi kami ini pengabdian, bertarung, berkompetisi bukan bukan mati hidup untuk berebut Tahta.

“Demikian juga yang saya lihat di kubu Ganjar – Mahfud bersungguh – sungguh mempertahankan demokrasi,” jelasnya

Syahganda menuturkan ketika ada berkembang salam 4 jari menurut Syahganda sebenarnya kelompok nomor 1 dan nomor 3 mempersepsikan salam 4 jari ini bukan mati-matian memperebutkan tahta politik dinasti tapi ini adalah untuk menegakkan  demokrasi.  Kenapa karena kelompok 01 da  03 adalah orang-orang yang dari dulu membangun Reformasi di Indonesia. Menumbangkan orde Baru.

” Ibu Megawati, Pak Ganjar, Pak Mahfud, saya dan Pak Anies, Pak Muhaimin dan yang lain-lain di perjuangan Reformasi adalah anak-anak Reformasi. Tahun 1998 kami anak-anak Reformasi yang menurunkan mertuanya Pak Prabowo. Karena mertuanya Pak Prabowo itu 30 tahun berkuasa menindas rakyat dan dia (Prabowo) juga sekarang ketika berkuasa jauh dari rakyat,” ungkap Syahganda

‘Jadi saya bilang Prabowo ini bad trial, pengkhianat terhadap rakyat meninggalkan pendukungnya di tahun 2019,” ujarnya

Syahganda mengatakan Prabowo malin kundang. Meninggalkan pendukungnya, meninggalkan Ibu Megawati yang telah membesarkannya.

“Saya Direktur Relawan Prabowo 2019, kampanye Prabowo 2019. Saya kampanye sampai ke Banyuwangi dll ditugaskan  Pak Joko Santoso. Prabowo dimata kita betul-betul pemimpin rakyat tapi kemudian dia meninggalkan pendukungnya untuk bertemu dengan Jokowi,” terang Syahganda

Ia menilai bersatunya 01 dan 0 3 muncul salam 4 jari dibawa rakyat.

“Saya lihat di TV Pak Muhaimin menghormati pilihan rakyat. Memang di atas antara Pak Ganjar dan Pak Anies belum ada kesepakatan-kesepakatan,” ungkapnya

“01 dan 03 karena desakan rakyat mungkin akan menyingkirkan 02 sebelum 14 Februari 2024. Jangan sampai masuk ke putaran ke 2. Itu yang saya lihat,” (Yoss)