ULANG TAHUN KE-9, INTEGRITY LAW FIRM KUCURKAN BEASISWA, DEBAT MAHASISWA, LUNCURKAN 2 BUKU, DAN GELAR DISKUSI ISU KEPEMILUAN

JAKARTASATU.COM- Indrayana Centre for Government, Constitution and Society (INTEGRITY) Law Firm yang lahir pada 2 Februari 2015 akan memperingati hari ulang tahunnya yang ke-9 (sembilan). Menyambut milad tersebut, INTEGRITY menggelar 3 (tiga) rangkaian acara sekaligus, yakni Lomba Debat Hukum INTEGRITY Scholarship III tahun 2023/2024, Soft Launching buku berjudul “Strategi dan Hukum Acara di Pengadilan Tata Usaha Negara” dan “Strategi Memenangkan Sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi – Edisi Revisi I”, serta gelaran diskusi INTEGRITY Constitutional Discussion ke-10 dengan tema “Politisasi Yudisial, Dinasti Politik, dan Netralitas Pemilu 2024.”

Lomba Debat Hukum INTEGRITY Scholarship III adalah program beasiswa yang ditujukan untuk menjaring mahasiswa/i hukum terbaik dan akan ditempa menjadi Lawyer yang berkapasitas dan berintegritas tak terbeli.
Seperti lomba debat tahun sebelumnya, tahun ini INTEGRITY kembali menjaring 12 (dua belas) finalis terpilih, yaitu: 1) Angelica Milano (UNAIR); 2) Afdhal Fadhila (UNAND); 3) Adinda Masya (UT); 4) Dwi Ersi Wahyuni (UNNES); 5) Fyna Rahmatika Elba (UIN SUKA); 6) Indra Limas (Univ Atma Jaya); 7) Insan Kamil (UNSRI); 8) Kenley Wijaya (UGM); 9) Kartika Eka Pratiwi (UNPAD); 10) Leonardo Petersen (USU); 11) Muhammad Fernanda (UNS); dan 12) Yusron Ashalirrohman (UNRAM). Melalui kompetisi debat hukum, para finalis akan memperebutkan beasiswa, piala bergilir, piala juara, dan hadiah uang tunai dengan total lebih dari Rp.100.000.000.00 (seratus juta rupiah).

Beasiswa INTEGRITY dipersembahkan sebagai bentuk komitmen nyata INTEGRITY Law Firm dalam memberikan warna dan menghadirkan penegakan hukum yang lebih terhormat, bermartabat tanpa praktik-praktik mafia hukum dengan cara melahirkan lawyer-lawyer yang berintegritas,” ujar Denny Indrayana, Senior Partner INTEGRITY Law Firm.

Kegiatan kedua adalah Soft Launching buku berjudul “Strategi dan Hukum Acara di Pengadilan Tata Usaha Negara” dan “Strategi Memenangkan Sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi – Edisi Revisi I.” Kedua buku ini lahir sebagai bentuk komitmen INTEGRITY untuk terus memberikan sumbangsih ilmu pengetahuannya dan sharing informasi, khususnya kepada para penegak hukum.

“Lewat buku ini, kami ingin berbagi informasi dan pengetahuan, seputar strategi penanganan kasus di Pengadilan Tata Usaha Negara serta strategi memenangkan sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi,”_ tegas Wakil Menteri Hukum dan HAM RI tahun 2011-2014 tersebut.

Kegiatan terakhir berupa gelaran diskusi INTEGRITY Constitutional Discussion ke-10 (ICD #10) dengan tema “Politisasi Yudisial, Dinasti Politik, dan Netralitas Pemilu 2024”. Diskusi ini menghadirkan Narasumber dari kalangan aktivis, pemikir, dan juga tokoh nasional, sebagai berikut:

1. Prof. Denny Indrayana, S.H., LL.M., Ph.D. (Guru Besar HTN, Senior Partner INTEGRITY Law Firm, dan Registered Lawyer di Indonesia dan Australia);
2. Dr. Zainal Arifin Mochtar, S.H., LL.M. (Pakar Hukum Tata Negara dan Mantan Ketua Pusat Kajian Anti Korupsi FH UGM);
3. Eep Saefulloh Fatah (Founder & CEO PolMark Indonesia);
4. Titi Anggraini, S.H., M.H. (Anggota Dewan Pembina Perludem);
5. Fatia Maulidiyanti (Koordinator KontraS); dan
6. Muhamad Raziv Barokah, S.H., M.H. (Senior Associate INTEGRITY Law Firm).

Para narasumber akan menyampaikan pandangan keilmuan serta kritiknya terhadap praktik dinasti politik, gejolak politisasi yudisial, dan ancamannya terhadap netralitas Pemilu 2024. Sebagian besar dari pakar tersebut juga akan menjadi anggota dewan juri pada babak final debat hukum INTEGRITY Scholarship III.

ICD #10 merupakan rangkaian diskusi berkala dan aktual yang dilaksanakan oleh INTEGRITY Law Firm. Sebelumnya, diskusi ini membahas tentang penundaan Pemilu, Perppu yang bermasalah, Oligarki dan SDA, serta isu konstitusional lainnya. Gelaran diskusi ini menunjukkan bahwa INTEGRITY Law Firm bukan hanya kantor hukum yang focus pada pekerjaan lawyering di pengadilan dan konsultasi hukum semata, namun juga ingin berkontribusi terhadap pembangunan hukum nasional, dengan melakukan advokasi, diseminasi, kajian, dan diskusi terkait kepentingan publik (public interest).

“Demikian, INTEGRITY mengundang rekan-rekan media, insan pers, LSM juga mahasiswa untuk ikut meramaikan acara Debat Hukum INTEGRITY Scholarship III, soft launching buku, serta diskusi ICD #10 yang insyaallah akan dilaksanakan mulai tanggal 31 Januari dan puncaknya tanggal 2 Februari 2024,” pungkas Guru Besar Hukum Tata Negara dan satu-satunya Warga Negara Indonesia yang menjadi registered lawyer serta membuka kantor di Melbourne, Australia tersebut. (Yoss)