Habib Umar Alhamid Minta Umat Islam Hadiri Istighosah Kubro Keselamatan NKRI dan Kemenangan Palestina

JAKARTASATU.COM– Umat Islam diharapkan menghadiri Istighosah Kubro untuk keselamatan NKRI dan kemenangan Palestina yang akan dilaksanakan Kamis (8/2/2024) di Lapangan Parkir Jl. Benyamin Sueb Blok C3 Kemayoran – Jakarta Pusat. Acara ini dimulai dengan Shalat Magrib berjamaah.

Demikian seruan dari Ketua Umum Generasi Cinta Negeri (Gentari) Habib Umar Alhamid dalam pernyataan kepada wartawan, Rabu (7/2/2024).

“Istighosah Kubro menjadi momentum bersatunya umat Islam. Semua ormas-ormas Islam di antaranya NU dan Muhammadiyah ikut bergabung dalam Istighosah Kubro ini. Dan, saya meminta serta berharap imam besar kita Habib Riziq Shihab akan hadir dan berdoa dalam acara ini,” ujarnya.

Dikatakan Habib Umar, bagi umat Islam yang tidak bisa hadir di Lapangan Parkir Jl. Benyamin Sueb Blok C3 Kemayoran – Jakarta Pusat bisa melaksanakan Istighosah Kubro di tempat atau daerahnya masing-masing.

“Ini kegiatan murni keagamaan untuk berdoa, bermunajat agar NKRI tetap selamat dan bangsa Indonesia tetap rukun dan bersatu. Dan, Palestina menang melawan zionis Israel,” tutur Habib Umar.

Kata Habib Umar, warga Palestina telah mendapat perlakuan yang biadab bahkan genosida dari zionis Israel.

“Semoga zionis Israel dilaknat oleh Allah SWT dan Palestina segera mendapat kemenangan dan penyelesaian dengan kemerdekaan bagi negara palestina yang berdaulat,” tegasnya.

Dalam acara ini, kata Habib Umar, umat Islam berdoa agar mendapat pemimpin yang adil dan diridhoi Allah.

“Kita berdoa agar dalam pemilu kali ini dapat berjalan dengan jujur, adil dan transparan dan kita mendapatkan pemimpin yang mengayomi seluruh umat dan rakyat Indonesia,” jelasnya.

Lebih jauh habib Umar mengatakan, semoga kegiatan ini bisa menyejukan keadaan bangsa dan negara Indonesia yang sedang panas karena pemilu dan tahun politik.

“Saya berharap persatuan umat Islam di Indonesia bisa menjadi contoh bagi dunia. Dan, Umat Islam bisa mengaungkan perdamaian dan menghidari perpecahan bukan saja di negeri ini, tapi juga di dunia,” katanya. (Yoss)