KPK : Kasus Korupsi Rumah Jabatan DPR RI Rugikan Negara Miliaran Rupiah

JAKARTASATU.COM— KPK tengah mengusut kasus korupsi rumah jabatan DPR RI. Kasus itu mengakibatkan adanya kerugian keuangan negara.

“Iya betul, dugaan terkait pasal kerugian negara,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri pada Ahad (25/2/2024).

Namun KPK tidak sebutkan  rincian jumlah kerugian negara akibat kasus tersebut. Hasil penghitungan awal korupsi itu mengakibatkan negara merugi miliaran rupiah.

“Miliaran rupiah (kerugian negara),” ujar Ali.

Sebelumnya KPK mengungkap kasus dugaan korupsi rumah jabatan di DPR RI. Kasus itu kini telah naik ke tingkat penyidikan.

Ali Fikri Kabag Pemberitaan mengatakan kasus itu telah dilalui serangkaian proses penyelidikan hingga gelar perkara.

Hasilnya pimpinan KPK memutuskan menaikkan kasus itu ke penyidikan.

“Bahwa betul pimpinan, pejabat struktural di Kedeputian Penindakan, termasuk penyelidik, penyidik, dan penuntut, itu sudah sepakat dalam gelar perkara naik ke proses penyidikan terkait dengan dugaan korupsi untuk pengadaan kelengkapan rumah jabatan di DPR RI,” kata Ali di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (23/2/2024).

Sesuai dengan aturan di KPK, tiap kasus korupsi yang telah naik ke tahap penyidikan telah menetapkan adanya tersangka. Namun KPK saat ini belum membocorkan sosok tersangka dalam kasus tersebut.

“Nanti saya pastikan kembali, termasuk untuk yang di Taspen. Proses penyelidikannya sudah kami sampaikan betul ada laporan masyarakat dan kemudian ditindaklanjuti oleh KPK dalam proses penyelidikan. Kesepakatan untuk naik pada proses penyidikan juga sudah dilakukan.

Perkembangan-perkembangannya nanti kami sampaikan,” ujar Ali. (Yoss)