Jutaan Rakyat Akan Bergerak Menolak Pilpres Curang

JAKARTASATU.COM— Gerakan Rakyat Penyelamat NKRI sampaikan bahwa Perjuangan kita belum selesai, dan kita sudah jelas dicurangi oleh rezim Jokowi, masih ada harapan kita untung menang dengan 3 cara, melalui hak angket oleh DPR, melalui MK oleh team Hukum dan melalui gerakan Rakyat yaitu people Power, jalan yang bisa kita tempuh sebagai rakyat adalah people power dan kita harus menjadi bagian dari perjuangan ini. Demikian seruan aksi di depan Kantor KPU RI, Jum’at (15/3/2024).

Winston Herlanjaya salah satu Presidium Gerakan Rakyat Penyelamat NKRI mengemukakan kecurangan pilpres sudah terang- terangan terjadi di era rezim Jokowi penggunaan alat negara dan instrumen negara diarahkan untuk pemenangan salah satu capres yang notabene anaknya sendiri.

“Sementara itu Bawaslu dan KPU diragukan bisa menjadi alat negara yang akan netral dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” ujarnya.

Winston menegaskan aksi Gerakan rakyat selamatkan NKRI di Bawaslu mengingatkan Bawaslu sebagai alat negara yang mengawasi pemilu harus menjadi lembaga yang bisa dipercaya rakyat bukan menjadi antek atau alat rezim pencuri suara rakyat.

Rakyat harus bangkit melawan menolak pilpres curang karena jangan sampai negara ini dipimpin oleh capres yang dihasilkan dari cara menipu rakyat atau menggunakan uang rakyat untuk menghasilkan pemimpin penipu yang berbau KKN.

“Menjelang pengumuman KPU soal rekapitulasi suara final rakyat harus waspada dan harus mengontrol KPU jika benar – benar memenangkan capres curang maka rakyat seluruh Indonesia harus bergerak turun ke jalan mulai dari tgl 18 – 20 Maret 2024 dengan jutaan rakyat menolak pilpres curang,” ungkap Winston. (Yoss)