Beathor Suryadi : 9 Lembaga Survey Panen Pemilu dan Pilpres 2024

JAKARTASATU.COM— Bisnis lembaga survei politik yang kian menjamur di Indonesia jelang pemilu tak bisa dilepaskan dari iklim demokrasi di Indonesia setelah era Orde Baru.

Lembaga-lembaga ini kerap menyajikan pelbagai jajak pendapat dalam tiap momen jelang pemilu. Mulai dari pra pemilihan seperti survei popularitas hingga elektabilitas kandidat/parpol hingga pascapemilihan dengan exit poll serta hitung cepat (quick count).

Lembaga-lembaga survei pun mulai menjamur seiring perubahan sistem politik Indonesia setelah amendemen UUD 1945. Pola pemungutan suara jadi dilakukan secara langsung oleh masyarakat.

Reputasi lembaga survei di Indonesia tak lepas dari kontroversi. Sorotan tajam publik ke lembaga survei makin menguat.

Beathor Suryadi aktivis pergerakan senior turut soroti hal tersebut disampaikan secara tertulis diterima redaksi Jakartasatu.com, Rabu, 1/5/2024/

“Hebat para pemilik 9 Lembaga Survei, setelah mereka panen Pemilu dan Pilpres sekarang menikmati keliling dunia,” kata Beathor Suryadi.

“Semua angkanya utuh di Mahkamah Konsitusi, tidak terbantahkan, tidak satu angkapun yang rontok dari 1200 responden yang menghasilkan angka 96.2 juta suara dan 3000 Tps dari 823.222 Tps se NKRI,” jelas Beathor.

Ia mengingatkan sebentar lagi akan panen lagi dari Pilkada.

Lanjutnya, ketua- ketua Partai Politik itu puas dengan sistem pilihan langsung dan terbuka ini.

Lantas ia menyebutkan Jalan Demokrasi yang diikuti oleh warga berpendidikkan SD dan tidak tamat SMP serta berpenghasilan sekitar 2 juta.

“Lembaga Survei menikmati kondisi itu, bekerja sama dengan Aparat KPU hingga TPS… Entah hingga kapan ???,” terangnya.

“Salam Juang,” pungkasnya. (Yoss)